Ultimate magazine theme for WordPress.

17 Miliar Lebih Untuk Pembayaran Gaji 13 PNS di Sarolangun

Kabid Perbendaharaan, BPKAD Sarolangun Ahmad Subhan, (PJ/Hid).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun patut bersyukur, pasalnya gaji 13 yang sudah ditunggu-tunggu akhirnya telah disalurkan.

Hal itu seiring telah diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2020 tentang pemberian gaji ketiga belas.

Kabid Perbendaharaan, BPKAD Sarolangun Ahmad Subhan, mengatakan setelah adanya peraturan tetsebut pihaknya langsung memproses penyaluran gaji 13 tersebut, untuk disalurkan kepada para PNS di Kabupaten Sarolangun yang jumlahnya lebih kurang 4000 orang itu.

“Soal Gaji 13 pada hari senin kemarin sudah masuk permenkeu, kemudian kita garap dan Perbupnya kita naikkan ke pak Bupati dan kemudian kawan kawan bidang gaji lembut,” katanya, Jumat (15/08/2020).

Kata Subhan, pihaknya juga membutuhkan waktu beberapa hari untuk menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SPPD) dari seluruh opd untuk kemudian diproses oleh Bank Jambi Cabang Kabupaten Sarolangun.

“Dan hari rabu sampai kamis selesai sp2d dan kemudian diantar ke bank bpd, dan kemudian di proses bpd untuk di trasnsfer ke rekening para PNS di Kabupaten Sarolangun, Insa allah hari ini (jumat) sudah dicairkan,” katanya.

Berbeda dengan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), pemberian gaji 13 ini disalurkan kepada seluruh PNS kecuali Bupati, Wakil Bupati dan para anggota DPRD Kabupaten Sarolangun.

Jika ditotalkan, pemerintah Kabupaten Sarolangun menyiapkan dana sebesar Rp 17.988.242.112, dengan dibebankan pemotongan pajak penghasilan (PPh) sebesar 211 juta lebih.

“Jadi total bersih yang disalurkan sebesar Rp 17.776. 483.962. Setiap pns akan menerima sebesar gaji yang dia terima berdasarkan kepangkatan yang bersangkutan,” katanya.

“Harapan kami tentunya gaji 13 ini dapat digunakan untuk kebutuhan sekolah anak-anak, khususnya dalam membantu di masa pandemi covid-19 ini, yang proses belajar mengajar tetap dilakukan meskipun anak-anak sekolah belajar dari rumah,” kata dia menambahkan. (Wahid)