Ultimate magazine theme for WordPress.

Dapat Kabar Pedagang Ngeluh, Komisi 2 Turun Ke Pasar Singkut

Tampak Fadlan Kholik CS bersama dinas terkait saat meninjau kondisi para pedagang di pasar modern singkut.

 

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Komisi II DPRD Kabupaten Sarolangun, yang dikomandoi Fadlan Kholik, SE, ME, Sy bersama Hermi. Sos, Alimuntoha, Jefri dan bersama pihak Eksekutif yakni OPD terkait turun ke pasar Kecamatan Singkut, Selasa (21/01/2020).

“Tadi siang kita turun ke pasar singkut, khususnya ke pasar modern yang baru ditempati para pedagang yang baru pindah dan mengecek PKL yang masih berjualan di luar,” ujarnya.

Kehadiran mereka menindak lanjuti keluhan para pedagang yang baru pindah berjualan di pasar Modern yang menyebutkan masih ada PKL yang berjualan di luar, sehingga berdampak pada pendapatan pedagang yang berjualan di pasar baru itu.

“Menindak lanjuti laporan pedagang yang baru pindah, mereka mengeluh masih adanya pedagang kaki lima yang berjualan di luar, sebab berdampak pada pendapatan mereka berjualan didalam kan kasihan kalau mereka tidak laku, padahal ini untuk kebaikan mereka juga,” ujarnya.

Makanya tadi kata Fadlan, pihaknya bersama Koperindag, Asisten I, Perkim dan Polpp mencoba melalukan mediasi agar para pedagang yang diluar bisa juga berjualan didalam.

“Didalam masih banyak juga lapak untuk mereka berjualan, pemerintah sudah siapkan pasilitas lengkap, jadi tadi kami minta mereka juga jualan didalam. Kalau diluar ya, tentu yang didalam kecewa. Nah ini yang kita upayakan tadi,” terangnya.

Selain itu katanya, pihak Perkim, Koperindag juga mensosialisasikan aturan terkait persoalan Kanopi didepan toko atau ruko, serta larangan berjulan di depan kanopi tersebut.

“Kami tadi juga didampingi pihak Polpp dan perkim memotong Knopi yang sudah lebih dari tiga meter, sebab dalam aturan itu cuma 3 meter, makanya terpaksa pihak perkim lakukan pemertiban,” katanya lagi.

Dia berharap agar para pedagang bisa memanfaatkan pasilitas yang ada, sebab pemerintah sudah berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

“Kami juga bersama tim tadi berikan waktu dua hari agar para PKL pindah berjualan di lokasi yang sudah disiapkan, kalau mereka masih ngotot akan ada sikap tegas dan tentunya pasar akan terlihat sembraut dan macet di jalan akan terjadi. Ini yang harua kita jaga bersama,” pungkasnya. (Nil)