Ultimate magazine theme for WordPress.

Di Acara FKUB, PJ Bupati Henrizal Berpesan Agar Masyarakat Menjaga Kerukunan

SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melaksanakan kegiatan silaturrahmi kebangsaan bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sarolangun tahun 2022, Kamis (29/12/2022) di rumah dinas Bupati Sarolangun.

Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal Berpesan agar masyarakat terus menjaga kerukunan antar umat beragama dan juga mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan silaturrahmi bersama FKUB.

” Saat ini kondisi umat beragama di Kabupaten Sarolangun tidak ada masalah, mudah-mudahan hingga kedepan tetap kondusif, tetap jaga kerukunan dan junjung tinggi nilai persaudaraan antar umat beragama,” Kata PJ Bupati Henrizal, dalam acara FKUB.

Henrizal juga mengatakan salah satu kuncinya dalam kerukunan umat beragama ini, adanya saling menghargai antara kaum mayoritas dengan kaum minoritas.

” Organisasi FKUB ini tidak lepas dari sisi anggaran, tadi dilaporkan untuk tahun 2023 ini tidak ada. Dan untuk di perubahan APBD 2023 kita akan anggarkan nanti untuk kegiatan FKUB sesuai dengan kemampuan anggaran. Di Sarolangun ini harapan kita kerukunan umat beragama tetap berlangsung dengan baik dan ikut berpartisipasi dalam program pembangunan daerah di Kabupaten Sarolangun,” katanya.

Kakan Kesbangpol Sarolangun Hudri mengucapkan terima kasih atas kehadirian Penjabat Bupati Sarolangun yang telah hadir bersama jajaran pengurus FKUB Sarolangun.

” Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan sinergitas bersama sesuai dengan tema memperkokoh kerukunan umat beragama mewujudkan masyarakat yang harmonis, damai, menghargai perbedaan dan kebebasan menjalankan ajaran agama dalam hidup berdampingan,” kata Hudri.

Selain itu, Ketua FKUB Sarolangun Rois Amin mengatakan bahwa program kerja yang dilaksanakan oleh FKUB sarolangun tentu bukanlah hal yang mudah dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Tahun 2021, FKUB Sarolangun mendapatkan dana hibah Namun di tahun 2022, anggaran untuk kegiatan FKUB tidak ada dianggarkan oleh Pemkab Sarolangun.

” Kami juga ucapkan terima kasih bahwa FKUB tahun 2022 ini juga mendapatkan pinjam pakai kendaraan dinas. Tugas yang paling berat FKUB adalah memenuhi hak asasi manusia di kabupaten Sarolangun yakni hidup rukun, damai dan aman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Sarolangun M Syatar juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan pembinaan ummat, tentu seluruh pihak harus bersinergi, dimana salah satunya FKUB Sarolangun berainrgi dengan tim pakem kabupaten Sarolangun dalam mengawasi keberadaan aliran kepercayaan yang dilarang oleh pemerintah.

Salah satunya Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang saat ini sudah ada di Kabupaten Sarolangun, tepatnya di desa batu putih kecamatan pelawan.

” Kita rutin melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap keberadaan aliran Ahmadiyah ini, cuman permasalahan nya kita minta mereka menyampaikan amalan yang sebenarnya mereka tidak menyampaikan. Tahun 2013, keberadaan aliran Ahmadiyah ini pernah di demonstrasi oleh mahasiswa,” katanya.

Syatar juga menjelaskan untuk tempat-temlat ibadah di Kabupaten Sarolangun terdiri dari 412 unit mesjid, 378 unit mushalla, gereja 22 unit, pura 1 unit dan piara 1 unit, yang tentunya kerukunan umat beragama saat ini berjalan dengan baik dan sangat penting untuk kita saling menjaga.

” Salah satu desa kerukunan umat beragama. di provinsi Jambi yakni di Desa Sliwangi, Kecamatan Singkut, yang tempat ibadahnya berdampingan dan masyarakatnya berbaur antara umat muslim maupun non muslim bahkan dalam aktivitas sosial,” katanya.

Selain PJ Bupati turut juga hadir, Asisten I Setda Sarolangun Drs H Arief Ampera, Staf Ahli Bupati Sarolangun H M Adnan, M.Kes, Kakan Kesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Ketua FKUB Sarolangun KH Rois Amin, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, para kepala OPD, dan jajaran pengurus dan anggota FKUB Kabupaten Sarolangun. (Nil)