Ultimate magazine theme for WordPress.

Fokus Selesaikan Visi dan Misi Ce-Hilal Meliputi Tiga Sektor

Maria Susanti Kabid Pendanaan Bappeda Sarolangun, (PJ/Hid).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sarolangun di tahun 2021 ini fokus terhadap tiga skala prioritas pembangunan daerah.

Kepala Bappeda H Lukman, melalui Kabid Pendanaan Hj Maria Susanti mengatakan ketiga skala prioritas tersebut meliputi peningkatan ekonomi masyarakat, peningkatan pembangunan infrastruktur, dan peningkatan pelayanan publik.

Katanya, pihaknya sudah merancang pembangunan daerah tahun 2021 ini pada pertengahan Desember 2019 hingga Januari 2020 yang lalu. Lanjutnya, proses perencanaan yang digarap Pemerintah melalui Bappeda memang harus selangkah lebih maju dibanding bidang lainnya.

Yang mana setelah perencanaan baru ada proses pengerjaan.

“Kalau kami sekarang perencanaanya untuk 2022, karena dari Desember kami sudah mulai musyawarah desa sampai dengan Januari. Saat ini perencanaan tahun kelima, di masa kepemimpinan bapak bupati dari tahun 2017. Tahun depan kita sudah melakukan laporan pertanggungjawaban rpjm kepala daerah,” katanya, Senin (08/02/2021) saat dikonfirmasi media ini.

Ia menambahkan pada tiga skala prioritas tersebut sebagai upaya untuk meneruskan program pemerintah kabupaten sarolangun dibawah kepemimpinan Bupati Cek Endra Dan Wakil Bupati Hillalatil Badri, priode 2017-2022.

Peningkatan ekonomi masyatakat, yang difokuskan dalam rangka peningkatan ketahanan pangan, mulai dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga perkebunan.

“Kita prediksikan bahwa kita fokus pada peningkatan perekonomian masyarakat, tapi tidak melupakan peningkatan infrastruktur yang menjadi prioritas kita karena masih ada pr yang belum diselesaikan, apalagi inikan masuk akhir masa RPJMD pak Bupati,” katanya.

Sebab, katanya regulasinya sudah jelas dari pemerintah pusat, bahwa diharuskan program pembangunan daerah itu mendahulukan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Misalnya padi sawah dan padi ladang, supaya masyarakat tidak beli beras lagi, seperti di Kecamatan Pelawan, sudah ada yang melalui pihak ketiga,” katanya.

Di bidang pembangunan infrastruktur, lanjut Maria, bahwa Pemkab sarolangun pada tahun 2021 ini tetap melanjutkan pembangunan jalan yang menjadi keluhan masyatakat dan masuk dalam skala prioritas. Diantaranya, adanya ruas jalan yang belum terselesaikan, seperti di daerah spintun, Kecamatan Pauh.

“Beberapa tahun belakang sudah dianggarkan banyak untuk daerah dalam, seperti di Sepintun, kita konsen kesini dan tahun ini wilayah timur akan clear.
Kemudian pauh Barat di daerah kasang melintang, dan kemudian juga di air hitam kan itu wilayah provinsi, batang asai dan Limun juga masih ada,” katanya.

Pada skala prioritas lainnya, peningkatan pelayanan publik, tentu pemerintah kabupaten sarolangun terus berupaya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik.

Terutama di dinas tekhnis, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, seperti pelayanan pengurusan administrasi kependukan, pelayanan perizinan, dan pelayanan kesehatan dan pendidikan.

“Kita tidak lepas dari kebutuhan dasar masyarakat kita, seperti pelayanan dukcapil, kemudahan simpan pinjam, pelayanan perizinan,” katanya.

Selain itu, dengan dinaikkannya gaji perangkat desa di Kabupaten Sarolangun yang dianggarkan melalui APBD Kabupaten Sarolangun, juga dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Desa.

Sebab, saat ini kantor desa sudah mulai dibuka atau aktif oleh pemerintah desa untuk melayani masyarakat.

“Sekarang seluruh kantor desa sudah aktif tahun 2021 ini, artinya kantor sudah ditunggu, itu salah satu mempermudah akses masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Kami sudah melihat di beberapa desa memang buka dari pagi sampai sore, sebagaimana di kantor-kantor pemerintahan,” katanya.

Maria juga mengatakan bahwa pihaknya optimis visi dan misi Bupati Cek Endra bersama Wakil Bupati Hillalatil Badri hingga akhir priode nanti akan tercapai.

Dengan visi menuju Sarolangun yang lebih maju dan sejahtera, dan memiliki enam misi, diantaranya peningkatan sdm, peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur, peningkatan ekonomi kerakyatan, hingga pada peningkatan pelayanan publik.

“Kalau sdm kita tidak melupakan yang program bkpsdm, sejak 2017 kan konsen dalam peningkatan sdm Aparatur sipil negara (ASN), melaksanakan pelatihan, pengembangan sdm sampai ke desa juga,” katanya.

“Kami optimis target itu akan tercapai, karena kami sudah evaluasi sampai sekarang, dari enam misi itu sudah ada yang tercapai, ada yang masih dikit lagi, makanya tahun ini walaupun dengan kondisi covid yang anggaran berkurang tetapi kita tetap berusaha agar seluruh opd dalam masa kepemimpinan pak bupati Cek Endra dan pak Wabup Hillalatil Badri sesuai dengan target yang hendak dicapai,” kata dia menambahkan. (Wahid)