Ultimate magazine theme for WordPress.

Gagahi Anak Dibawah Umur, Nasri Tersangka: Jangan Bilang Ke Mamak

Kasat Reskrim IPTU Bagus Faria saat membawa pelaku saat hendak memberikan keterangan Pers, (Foto: Husnil/Istimewa).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Jajaran Polres Sarolangun Kembali mengungkap kasus cabul pemerkosaan terhadap anak dibawah umur, dengan tersangka Nasri Alias Yit Bin Subari warga Dusun Suko Karangan Desa Pasar Mandiangin, Kecamatan Mandiangin.

Kapolres AKBP Deny Heryanto didampingi Kasat Reskrim IPTU Bagus Faria pada keterangan pers nya menuturkan, kejadian itu bermula pada bulan Juni 2019 Pukul 07.00 Wib di dalam kamar korban di Rt 05 Rw 06 Desa Suko Karangan Kecamatan Mandiangin.

Pada saat itu korban INA sedang bersama adiknya didalam kamarnya tersangka Nasri masuk kedalam kamar dan langsung membuka celana dalam korban, lalu memaksa membaringkan badan korban dan menyetubuhi korban.

Usai melakukan aksi bejatnya, tersangka mengancam korban agar tidak menceritakan perbuatannya  dengan kalimat, “Jangan
Bilang Ke Orang, Jangan Bilang Ke Mamak”.

Kasus ini terkuak kata Kapolres, setelah Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Unit PPA Sat Reskrim, dari laporan tersebut dilakukan penyelidikan dan ternyata benar adanya perbuatan tersangka.

Kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku yang sedang berada di kediamannya, Dusun Suko Karangan Kecamatan Mandiangin.

“Pelaku bernama Nasri kita tangkap di kediamannya di Dusun Suko Karangan, Kecamatan Mandiangin,” kata Kapolres.

Kata Kapolres, pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 ayat (1).(3) UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dengan denda paling banyak Rp. 5000.000.000, (Lima Miliar Rupiah). (Husnil)