Ultimate magazine theme for WordPress.

Hari Pertama Tes SKB CPNS Sarolangun, Satu Peserta Tidak Hadir

Peserta Tidak Ada Suhu Tubuh Tinggi

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, telah resmi dimulai, Selasa (15/09/2020) di hotel BW Luxury, Kota Jambi.

Pelaksanaan seleksi SKB CPNS ini dilaksanakan selama dua hari, pada 15-16 September 2020. Dimana pada hari pertama sebanyak 250 peserta dijadwalkan mengikuti Skb cpns ini dari 312 peserta. Dan kemudian ada juga para peserta SKB CPNS yang ikut di daerah masing-masing peserta yang tersebar di 8 lokasi.

Kepala BKPSDM H A Waldi Bakri, S.Ip, S.Sos, MM mengatakan pada hari pertama pelaksanaan SKB CPNS ini, satu orang dinyatakan diskualifikasi karena tidak bisa hadir dengan alasan berhalangan. Sehingga pada hari pertama sebanyak 249 orang peserta yang ikut seleksi berjalan dengan tertib dan lancar.

“Alhamdulillah dapat berjalan dengan sebagainya mestinya, kita dititik beratkan pelaksanaan SKB ini pada sisi penanganan covid-19, makanya kita betul-betul mengikuti protokol kesehatan covid-19,” katanya.

“Hari pertama kita di sesi ketiga dimulai pukul 14.00 Wib sampai 16.00 Wib, kita ada 250 peserta terjadwal, tapi hadir 249 orang karena satu orang berhalangan tidak hadir. Luar daerah kita ada 32 orang, tersebar di 8 kanreg bkn yakni Medan, Palembang, Pekanbaru, Jakarta, Ambon, Yogyakarta dan di Jambi sendiri,” kata dia menambahkan.

Baca juga : DPRD Apresiasi Proses Seleksi SKB CPNS Sarolangun

Selaku panitia pelaksana, Kata Waldi pihaknya dari BKPSDM Sarolangun hampir mengerahkan seluruh kekuatan dalam rangka pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat, yang dimulai dari lantai I dalam registrasi peserta hingga ke lantai V sebagai tempat pelaksanaan seleksi Skb cpns.

Panitia pelaksana dan ratusan peserta yang mengikuti Skb cpns ini memang protokol kesehatan dilakukan secara ketat, mulai dari penggunaan masker, cuci tangan pakai handsanitizer, pengecekan suhu tubuh dan jaga jarak.

“Memang berbeda saat kita melaksanaan seleksi SKD kemarin, karena di masa covid-19 maka kita saat ini memang mereka (peserta.red) harus terjaga dengan baik, dari lantai I ke lantai V harus terjaga dengan ketat. Alhamdulillah untuk Kabupaten Sarolangun dari 249 yang hadir mereka lolos pengecekan Protokoler kesehatan covid-19, suhu tubuh tidak ada diatas 37°C. Jadi mereka dapat mengikuti tes ini dengan baik,” katanya.

Tampak dalam kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Setda Sarolangun Hazrian, SE, Kepala BKPSDM Sarolangun H A Waldi Bakri, S.Ip, S.Sos, MM, Kepala Kanreg VII BKN Palembang Agus, Sekretaris BKPSDM Linda Novita beserta jajaran dan anggota DPRD Sarolangun Fahrul Rozi. (Wahid)