Ultimate magazine theme for WordPress.

Jelang Pilkades Serentak, Para Cakades Deklarasi Damai

Poto bersama dengan para cakades, (PJ/hid).

SAROLANGUN – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di Kabupaten Sarolangun yang akan berlangsung pada 15 Juli 2021 mendatang, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar kegiatan deklarasi damai dalam rangka mewujudkan komitmen bersama untuk mensukseskan Pilkades serentak gelombang ketiga tahun 2021 tersebut, di lapangan gunung kembang perkantoran Bupati Sarolangun.

Deklarasasi damai ini diikuti seluruh para Calon Kepala Desa (Cakades) yang berkompetisi sebanyak 173 orang dari 53 desa, yang ada di 11 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun.

Selain para calon Kades, deklarasi damai itu juga diikuti para Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa dan Badan Permusyawarahan Desa (BPD) serta masyarakat yang hadir.

Tampak Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri memimpin langsung apel deklarasi damai pelaksanaan Pilkades serentak itu, yang juga dihadiri jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) Kabupaten Sarolangun.

Diantanya ada Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, Sik, Mtcp, CFE, Dandim 0420/Sarko Letkol Int Tomy Radya Lubis, S.ap, M.Han, Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari, SE, Sekretaris Daerah Ir Endang Abdul Naser, Kajari Sarolangun Bobby Ruswin, SH, Para Asisten, Kadis PMD Mulyadi, S.sos, serta para kepala OPD di lingkungan Pemkab Sarolangun.

Wakil Bupati Hilllatil Badri mmengatakan bahwa pelaksanaan Pilkades serentak ini dilakukan di tengah wabah pandemo virus Corona sehingga diharapkan seluruh para calon kepala desa, dan lapisan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, khususnya pada saat hari penghitungan suara.

“Masing-masing para calon kades agar betul-betul melaksanakan protokol kesehatan, menjaga seluruh tim dan massa pendukung agar tidak mengumpulkan massa pada saat penghitungan suara, itu yang terpenting,” katanya.

Selain itu, tentunya pelaksanaan Pilkades ini juga memiliki tujuan untuk memilih pemimpin kepala desa yang profesional dan amanah, sebab selama ini 53 desa yang ikut Pilkades serentak ini dijabat oleh penjabat sementara sehingga kinerja pemerintah desa juga tidak berjalan maksimal.

“Untuk itu Pilkades serentak tahun 2021 ini tidak mungkin ditunda lagi. Dengan harapan bisa menjadikan lepas landas semua program pemerintah terutama menuntaskan program pusat vaksinasi nasional,” katanya.

Dijelaskan Wabup jika Pemilihan Kepala Desa merupakan pemilihan dalam bentuk pemerintahan kecil, sehingga diharapkan bisa berjalan sebagaimana mestinya, tidak menimbulkan konflik atau perpecahan ditengah masyarakat.

Maka melalui kegiatan deklarasi damai ini bagaimana memberikan pemahaman maupun edukasi bagi seluruh para calon kepala desa untuk menjaga sportivitas dan tidak melanggar aturan dengan melakukan sesuatu yang tidak baik.

“Inilah tugas panitia agar bisa mengantisipasinya, sehingga Pilkades berjalan demokratis dan jurdil,” katanya.

Selain itu, Wabup juga mengatakan agar pelaksanaan Pilkades ini dapat berjalan dengan demokratis dan jurdil tentu bukan hanya tugas panitia pelaksana Pilkades saja, namun perlu komitmen dan dukungan dari semua pihak.

Hal itu dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta membutuhkan mobilisasi yang ekstra dan maksimal dan kerja keras semua pihak.

“Untuk itulah acara penandatanganan deklarasi ini guna mengambil komitmen semua steakholder,” katanya.

Ia juga berpesan bagi para calon kepala desa yang dalam pelaksanaan Pilkades serentak ini harus siap menerima kekalahan dan kemenangan, bagi yang menang agar tidak terlalu euforia sehingga menimbulkan perpecahan. Karena bagaimanapun Pilkades serentak ini harus dapat berjalan dengan lancar dan demokratis.

“Untuk itulah Deklarasi ini betul- betul menjadi komitmen jangan adanya timbul perpecahan, semoga Pilkades ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Ingat, berkompetisilah dengan baik, karena kita calon pemimpin, dan mudah – mudahan bisa mewarisi kepemimpinan di daerah kita khususnya di Kabupaten sarolangun. Kades adalah tonggak pertama menjadi pemimpin,”katanya.

Dalam kesempatan itu juga selain penandatanganan deklarasi damai Pilkades serentak gelombang III tahun 2021 juga dilakukan kegiatan vaksinasi untuk seluruh para calon Kades yang berjalan dengan baik. (Wahid)