Ultimate magazine theme for WordPress.

Kecamatan Sarolangun Terbanyak Daptar Pemilih

Ketua Divisi Data dan Perencanaan Drs A. Anif, saat diwawancarai media ini, (PJ/Hid).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – KPU Kabupaten Sarolangun telah menetapkan Daptar Pemilih Sementara (DPS) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi pada 09 Desember 2020 mendatang.

Ketua Divisi Data dan Perencanaan Drs A. Anif, mengatakan bahwa data DPS yang ditetapkan ini ada sebanyak 200.654 pemilih, terdiri dari sebanyak 101.333 pemilih kaum laki-laki dan 99.321 pemilih kaum perempuan.

“Jumlah dps telah kita tetapkan pada tanggal 14 September 2020 di hotel King, sebanyak 200.654 pemilih. Untuk jumlah itu bertambah atau mengalami peningkatan dibandingkan dengan dpt pada pilpres kemarin sebanyak 197.503,” katanya, Senin (21/09/2020).

Jumlah dps ini tersebar di 158 desa dan kelurahan serta di 10 Kecamatan. Untuk kecamatan yang paling banyak Daptar Pemilih ini ada di Kecamatan Sarolangun sebanyak 36.879 pemilih.

Kemudian disusul Kecamatan Singkut sebanyak 27.953 pemilih, lalu Kecamatan Mandiangin sebanyak 26.538 pemilih. Sedangkan Kecamatan Pelawan ada di urutan selanjutnya sebanyak 23.013 pemilih.

Kemudian Kecamatan Air Hitam sebanyak 18.012 pemilih, disusul Kecamatan Pauh sebanyak 16.886, baru kemudian Kecamatan Bathin VIII sebanyak 15.818 pemilih, kemudian Kecamatan Batang Asai sebanyak 13.712 pemilih, lalu Kecamatan Limun sebanyak 12.933 pemilih dan terakhir Kecamatan Cermin Nan Gedang sebanyak 8.910 pemilih.

“Peningkatan jumlah pemilih ini memang dikarenakan adanya pemilih pemula selaku potensi penambahan pemilih dan ada juga pemilih baru, seperti pensiunan TNI/Polri,” katanya.

Ia juga menyebutkan saat ini sedang memasuki tahapan masa perbaikan, sanggahan dan tanggapan masyarakat, yang berakhir pada 29 September 2020 mendatang.

Apabila ada kesahalan baik penulisan nama, ada yang meninggal dunia dalam dps atau belum terdaftar maka diminta untuk melaporkan ke petugas pps setempat, dan mengisi formulir A.1. A. KWK.

“Jadi masyarakat diharapkan dapat mengecek apakah sudah terdaftar dalam dps ini atau tidak, baik secara online di dalam aplikasi lindungihakpilih.co.id. atau melihat di papan pengumuman di kantor desa,” katanya. (Wahid)