Ultimate magazine theme for WordPress.

Kedua Kalinya Pemkab Sarolangun Raih Penghargaan BKN Award

Prosesi Poto bersama usai penerimaan penghargaan BKN Award tahun 2022. (PJ3).

SAROLANGUN -Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus di ajang Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Award 2022.

Dua penghargaan itu pada kategori Pemanfaatan Data dan Sistem Informasi dan CAT, serta BKN Award kategori implementasi Manajemen ASN terbaik

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana dan diterima langsung Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal, S.Pt, MM diwakili Asisten III Setda Sarolangun Hazrian, SE, M.Si, di Hote Swarna Dwipa Palembang, Jumat (02/09/2022).

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan BKN Award adalah bentuk penghargaan yang diberikan BKN kepada instansi pemerintah yang dinilai berhasil melaksanaan penyelenggaraan manajemen ASN mulai dari pengadaan pegawai, proses bisnis kepegawaian, manajemen kinerja, penerapan norma standar prosedur (NSPK) di bidang kepegawaian, peningkatan indeks profesionalitas ASN dan pemanfaatan layaan digital ASN.

“Tahun 2022 terdapat 10 instansi yang berhasil meraih BKN award, pertama Pemerintah Kota Palembang dengan tiga kategori, kedua Pemerintah Kabupaten Sarolangun berhasil dua kategori, dan ketiga pemerintah kota lubuk Linggau dan Kabupaten Belitung,” katanya.

Kepala BKPSDM Sarolangun H A Waldi Bakri, S.ip, S.sos, MM mengatakan bahwa pihaknya tentunya sangat bersyukur atas hasil yang telah dicapai pada tingkat nasional ini di ajang BKN Award 2022 dan ini merupakan untuk kedua kalinya secara berturut-turut Pemkab Sarolangun menerima penghargaan di ajang nasional tersebut.

“Alhamdulillah, kita berhasil memperoleh penghargaan BKN award sebanyak dua kategori terbaik, yakni pemanfaatan data dan sistem informasi dan CAT serta bkn award Implementasi Manajemen ASN. Kita akan terus berkomitmen bahwa pembinaan disiplin pegawai terus ditingkatkan dengan menerapkan norma standar prosedur dalam menuju ASN yang bermartabat,” katanya, Senin (05/09/2022).

Waldi Bakri juga menambahkan bahwa capaian itu tentunya bukan semata prestasi BKPSDM Sarolangun melainkan prestasi bersama bagi seluruh instansi Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Sebab hal ini tidak lepas dari bimbingan dari Bupati Sarolangun selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) dan juga ini tidak lepas dari 4300 ASN yang ada di Kabupaten Sarolangun yang telah mendukung program pelayanan kepegawaian yang responsif, humanis dan berbasis Informasi dan Tekhnologi (IT).

“Tentu kita berterima kasih kepada semua aparatur sipil negara atas dukungan selama ini, dan juga arahan bapak Bupati yang selama ini terus memotivasi kita untuk melakukan inovasi dalam manajemen ASN yang menjadi salah satu fokus kita,” katanya.(PJ3)