Ultimate magazine theme for WordPress.

Komisi II DPRD Sarolangun Cek Kondisi Gedung Pasar Modren Singkut

Tampak Komisi II bersama pihak Koperindag tengah mengecek kondisi pasar Singkut. (PJ/Hid).

SAROLANGUN – Komisi II DPRD Kabupaten Sarolangun melakukan inspeksi secara mendadak (Sidak) ke gedung pasar modern singkut, Kelurahan Sungai Benteng, Kecamatan Singkut, Rabu (24/11/2021).

Sidak tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Sarolangun Fadlan Kholik, SE, ME.Sy, didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Sarolangun Sardaini dan sejumlah anggota Hermi, S.Sos, Jefri Sonnefil, Ali Muntoha dan Rapalan.

Dari aparatur pemerintah, turut hadir mendampingi sidak tersebut Kepala Dinas UMKM, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Trianto, S.ip, ME, Kepala UPTD Pasar Kabupaten Sarolangun Herman, serta pengelola jaringan instalasi listrik pasar singkut.

Ketua Komisi II DPRD Sarolangun Fadlan Kholik, mengatakan bahwa pihaknya melakukan sidak ini sebagai bentuk menindaklanjuti masukan dari tim korsupgah KPK RI yang berkunjung ke Kabupaten Sarolangun.

“Yang dimonitor oleh KPK itu termasuk masalah aset, kita ketahui masalah aset ini banyak juga di dinas UMKM, koperasi, perindustrian dan perdagangan, khususnya masalah pasar modren singkut ini,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa bangunan pasar modren singkut dengan tiga lantai ini dibangun dengan anggaran yang besar, mencapai lebih kurang Rp 32 Miliar. Namun saat ini yang baru difungsikan hanya lantai I, sementara pada lantai II dan III belum difungsikan sama sekali.

“Banyak laporan yang kita terima, makanya kita turun mengecek. Dan memang kita temukan di lantai II dan III banyak yang rusak, bahkan hilang beberapa instalasi, atas bangunan bocor, dinding yang jebol, akibat tidak difungsikan,” katanya.

Ia menegaskan agar secepatnya bangunan pasar modren singkut untuk segera difungsikan supaya gedung pasar singkut ini terkelola dengan baik dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Sarolangun khususnya dan tentunya juga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi toko dan grosir.

“Kita minta dinas terkait agar pasar singkut segera difungsikan supaya aset ini tidak terbengkalai dan tidak menjadi temuan, sementara masyarakat mau menunggu namun dengan fasilitas yang lengkap,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas UMKM, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Trianto mengatakan bahwa memang saat ini lantai II dan III gedung pasar singkut belum difungsikan karena terkendala fasilitas yang sudah dibangun mengalami kerusakan.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada komisi II dprd Sarolangun atas dukungan dan masukan dalam memaksimalkan pemanfaatan gedung pasar singkut ini,” katanya.

Ia juga mengaku dalam waktu dekat akan melakukan rapat dengan pihak terkait bagaimana kedepannya pengelolaan pasar modren singkut ini dapat terlaksana dengan baik.

Saat inipun pihaknya melakukan pendataan atau inventarisasi kerusakan fasilitas di gedung pasar singkut ini sehingga diketahui berapa kebutuhan anggaran rehab gedung, dimana di lantai II dan III ini ada lebih kurang 400 kios yang tersedia.

“Tentu kita mau fungsikan ini, sebelum difungsikan ini kan harus dilakukan perbaikan yang secepatnya akan kita masukkan dalam penyusunan anggaran. Dalam waktu dekat juga akan kita lakukan rapat dengan opd terkait,” katanya. (Wahid)