Ultimate magazine theme for WordPress.

Polres Sarolangun Kerahkan 41 Orang Personil

Kapolres saat menyematkan tanda mulai dilakukannya Ops Patuh, (PJ/Hid).

SAROLANGUN – Operasi Patuh 2021 yang rutin dilaksanakan oleh aparat kepolisian setiap tahun akan segera dilaksanakan. Polres Sarolangun melaksanakan gelar apel pasukan yang akan bertugas selama operasi patuh tersebut yang berlangsung di Halaman Mapolres Sarolangun, Sabtu (18/09/2021).

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, Sik, MTCP, CFE memimpin langsung apel gelar pasukan tersebut dalam rangka memantapkan personil yang akan dikerahkan dalam melakukan operasi patuh ini.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, mengatakan untuk melaksanakan operasi patuh ini, polres Sarolangun mengerahkan sebanyak 41 orang personil yang akan melakukan upaya penertiban dan pencegahan terhadap para pengguna jalan raya yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas.

“Hari ini kita melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka melaksanakan operasi patuh tahun 2021, yang akan berlangsung selama dua Minggu sejak 20 September 2021 hingga pada 03 Oktober 2021,” katanya saat diwawancarai awak media.

Kapolres juga menambahkan selama kegiatan operasi patuh ini tentunya para personil yang bertugas akan melakukan upaya preventif atau pencegahan serta himbauan kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas sesuai dengan aturan yang harus dipatuhi.

“Kegiatan operasi patuh ini kita tidak melakukan penindakan, melainkan kita lakukan dalam rangka pencegahan terjadinya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengguna jalan baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” katanya.

Iapun menghimbau kepada masyarakat Sarolangun untuk selalu mentaati aturan lalu lintas dengan melengkapi alat kelengkapan kendaraan. Seperti menggunakan helm, pakai kaca spion, tidak memakai knalpot brong, melengkapi pemakaian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), tidak melawan arus, tidak menggunakan Handphone saat berkendara serta tidak melebih batas kecepatan dan muatan kendaraan.

“Untuk balapan liar tentu juga tetap kita lakukan pencegahan, dan sebenarnya ini terus kita galakkan, mulai dari bentuk sosialisasi hingga yang terpenting peran masyarakat itu sendiri,” Pungkasnya.(Wahid)