Ultimate magazine theme for WordPress.

Prihatin Soal Barang Haram, Kasat Narkoba Sarolangun Turun ke Masyarakat

Tampak Kasat Narkoba dan Jajaran tengah melakukan sosialisasi, (PJ/Hid).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Sarolangun melakukan penyuluhan anti narkoba di langgar Desa Pulau Melako, Kecamatan Bathin VIII, Jumat (15/01/2021) yang berlangsung dengan tertib dan lancar.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama BKTM Pulau Melako Polsek Bathin VIII dan komunitas Remaja Peduli Sesama (RPS), dengan menerapkan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penularan wabah virus corona (Covid-19).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Narkoba IPTU Lumbrian Hayudi Putra, SIK.,MH beserta anggota Brigadir Jibris, Bripda Haris Fadillah dan puluhan para remaja di lingkungan desa setempat.

Kasat Narkoba Iptu Lumbrian Hayudi Putra mengatakan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dengan agenda penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada para kalangan pemuda baik yang tergabung dalam karang taruna maupun komunitas Melampaui Batas Asa (MBA).

“Jumlah peserta yang hadir lebih kurang 30 orang, yang merupakan kalangan pemuda-pemudi. Mereka tadi kita lihat sangat antusias mengikuti materi yang kita sampaikan mengenai sosialisasi anti narkoba ini,” katanya.

Selain itu, Kasat Narkoba ini juga mengatakan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang dewasa ini kian meningkat di kalangan generasi muda, bahkan anak-anak sekolah. Maka tentu maraknya penyimpangan perilaku tersebut akan dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa di kemudian hari.

“Kegiatan sosialisasi bahaya maupun anti narkoba ini sebagai deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa dalam upaya pencegahan hingga pemberantasan penyalahgunaan narkoba ini dibutuhkan peran serta bersama Stakeholder, masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Kabupaten Sarolangun agar tidak bertambah banyak lagi jumlah generasi muda yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba ini.

“Kegiatan ini tentu sebagai bentuk kepedulian kita yang tidak menerima peredaran narkoba, maka dalam kesempatan ini mari kita perangi narkoba agar terhindar dari bahaya narkoba. Maka dari itu, diharapkan kepada pemuda-pemudi mengetahui bahaya pengaruh narkoba,” katanya. (Wahid)