Ultimate magazine theme for WordPress.

Siap-siap, Test SKB CPNS Sarolangun Dijadwalkan 15-16 September 2020

Kepala BKPSDM H A Waldi Bakri, S.Ip, S.Sos, MM saat diwawancarai, (Hid/PJ).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam waktu dekat ini akan segera dilaksanakan, pasalnya sebelumnya pelaksanaan test sempat tertunda karena penyebaran virus corona (Covid-19) yang saat ini masih terus berlanjut.

Kepala BKPSDM H A Waldi Bakri, S.Ip, S.Sos, MM mengatakan bahwa berdasarkan surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) atau panitia seleksi nasional, pelaksanaan SKB CPNS sendiri tetap dilaksanakan meskipun di tengah wabah pandemi covid-19.

Katanya, pelaksanaan test SKB CPNS di lingkungan Pemkab Sarolangun akan dilaksanakan pada tanggal 15-16 September 2020 mendatang, yang berlokasi di Hotel Bw Luxury, Kota Jambi, atau tempat pelaksanaan test seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS yang lalu.

“Pelaksanaan SKB CPNS inikan tertunda setelah pelaksanaan SKD kemarin dan sekarang kemarin beberapa ada argumen akhirnya oleh kemenpan dan bkn, ada Skb dilaksanakan sesuai surat bkn regional VII kami diminta untuk dilakukan persiapan awal, maka kami melakukan persiapan. Pelaksanaan tetap di hotel bw luxury, dan dilaksanakan pada tanggal 15-16 September 2020, untuk Kabupaten Sarolangun,” katanya, Selasa (25/08/2020) didampingi Kasubbid Formasi, dan Pengadaan Aparatur Enha Dika, S.Pt.

Kata Waldi, pelaksanaan test SKB CPNS selama dua hari di hotel BW luxury Jambi, akan diikuti 312 peserta dari 343 peserta SKB CPNS Kabupaten Sarolangun. Sedangkan 31 peserta lainnya akan mengikuti test SKB CPNS di lokasi lainnya yang berada di luar wilayah Provinsi Jambi.

Pada hari pertama atau 15 September 2020, akan masuk pada sesi pukul 14.30 Wib, sebanyak 250 peserta dan hari kedua pada 16 September 2020 masuk pada sesi pertama dimulai pukul 08.30 Wib, sebanyak 62 peserta.

“Pemerintah pusat atau panselnas itu memberikan peluang kepada adik adik kita pada saat covid-19 ini berada di luar wilayah provinsi Jambi, contoh ketika berada di Maluku, jadi mereka diberi kesempatan tidak perlu hadir di kota Jambi, tapi mereka daftar di bkn terdekat, masuk dalam sistem dalam pilihan lokasi, jadi boleh Kalau pun di medan, atau dijakarta,” katanya.

“Ada sembilan wilayah di luar provinsi Jambi, untuk khusus Sarolangun yakni ada di Bengkulu, Jakarta, Medan, Padang, Palembang, Ambon, Pekanbaru jogjakarta. Seleksi tetap di biayai oleh masing-masing bkn, dari 343 peserta kita dengan dua hari pelaksanaan, setelah ada yang di luar wilayah Jambi, ada 312 peserta yang akan tes di kota Jambi,” kata dia menambahkan.

Dalam pelaksanaannya nanti, katanya tetap mengikuti protokol kesehatan covid-19 karena seleksi nanti memang ada perubahan-perubahan, bahkan pemeriksaan serta pengawasan lebih ketat dibandingkan test sebelumnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan tim gugus tugas covid-19, agar pada Pelaksaan test Skb dilakukan pengecekan dari awal sampai ke titik akhir masuk ruangan test.

“Skb ini diperketat lagi. Semua sistem ya sudah dirubah menjadi online mulai dari absensi, dan penanganan, dan hampir semuanya pakai digital. Protokol kesehatan kita jalani mulai dari handsanitizer, pengecekan suhu tubuh, pakai masker, dan pelindung wajah,” katanya.

Kemudian juga para peserta disarankan untuk melakukan rapid test sebelum pelaksanaan ujian dengan dibuktikan surat keterangan dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebelum pelaksanaan ujian.

“Disarankan untuk rapid test, tapi kita tetap menghimbau agar peserta idealnya harus memiliki surat keterangan rapid test, untuk kewaspadaan,” katanya.

Sedangkan bagi peserta yang pada saat pengecekan suhu tubuh oleh tim gugus tugas, ada yang ditemukan suhu tinggi, akan diberikan fasilitas khusus dengan melaksanakan test secara terpisah dengan demikian para peserta tetap bisa ikuti ujian Skb cpns.

“Ya, di gedung tersendiri yang dijadwalkan oleh bkn. Kemudian akan dilakukan rapid test oleh tim gugus tugas covid-19,” katanya.

Saat ini pihaknya masih terus melakukan persiapan pelaksanaan test Skb cpns ini, dengan harapan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

Kata Waldi, persiapan sendiri hampir matang ini, yang sekarang ini sedang meminta persetujuan oleh Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra.

“Sekarang kami naikkan nota dinas untuk permohonan persetujuan, kemudian persiapan pelaksanaan oleh panitia, dengan melibatkan dinkes, pengawasan Inspektorat dan bantuan satpol pp yang masuk dalam pansel daerah. Semua penanganan ini melalui sistim seleksi pusat, koordinasi tetap melalui Jambi yang sudah ditunjuk oleh Pusat,” katanya. (Wahid)