Ultimate magazine theme for WordPress.

Tekan Angka Pencurian, Kapolres : Kita Galakkan Pokdarkamtibmas

Kapolres saat diwawancarai, (PJ/Nil).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Tren angka kasus pencurian pada tahun 2020 yang ditangani oleh Polres Sarolangun mengalami kenaikan. Hal itu tentu menjadi perhatian bersama untuk dapat menekan angka kasus pencurian tersebut.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, Sik, MTCP, CFE mengatakan bahwa salah satu upaya yang dapat menekan angka kasus kejahatan tersebut melalui digalakkannya peran Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas).

“Angka pencurian memang mengalami kenaikan dari tren tahun 2020, maka kita galakkan lagi pokdarkamtibmas di seluruh elemen masyarakat, baik itu rekan rekan yang berprofesi sebagai tukang ojek, pedagang, atau pun komunitas, kita ajak masyatakat untuk sama sama menjaga lingkungan masing-masing,” kata Kapolres belum lama ini.

Kapolres juga menambahkan bahwa memang saat ini dalam aspek keamanan lingkungan harus melibatkan seluruh elemen masyatakat, dikarenakan keterbatasan anggota kepolisian yang tidak mungkin bisa mengcover seluruh wilayah.

“Karena kalau hanya kita bergantung dengan pihak kepolisian, jumlah anggota polri itu tidak sebanding dengan wilayah yang harus dikaper oleh pengamanan anggota polri,” katanya.

Ia meyakini dengan adanya pokdarkamtibmas yang berperan dalam melaksanakan penjagaan keamanan, melibatkan seluruh Stake holder yang ada, akan dapat meningkatkan keamanan lingkungan di masing-masing wilayah.

“Kalau yang rawan itu, seluruh wilayah itu rawan, karena kalau hanya melihat satu, dua, tiga polsek saja yang rawan, nanti pelaku pergi ke tempat atau titik yang tidak kita jaga, lebih baik semuanya kita jaga dan sama-sama antara polisi dengan masyarakat, melalui pokdarkamtibmas,” katanya.

“Itulah yang kita jaga betul, jangan nanti di sarolangun ada bibit-bibit seperti itu maka pokdarkamtibmas ini sangat penting dilakukan, karena kita hari ini harus bekerja dengan melibatkan semua komponen masyatakat, seluruh Stakeholder pemerintah, biar semua sadar bahwa masalah kamtibmas tidak murni tanggung jawab pihak kepolisian,” kata dia menambahkan. (Wahid)