Ultimate magazine theme for WordPress.

Disayangkan, 10 Kecamatan Tak Kirim Peserta Seleksi PNS Teladan

Para PNS teladan yang meraih gelar juara.

 

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Pemerintah Kecamatan di lingkungan Pemkab Sarolangun pada tahun 2019 ini tidak ikut serta dalam seleksi PNS Teladan yang dilakukan oleh BKPSDM Sarolangun selaku panitia seleksi.

Sehingga pada tahun 2019 ini, PNS teladan yang menerima penghargaan dari Bupati Sarolangun, hanya pada kategori Badan dan Kategori Dinas, sedangkan kategori Kantor tidak ada yang menerima karena pesertanya tidak ada.

Atas kondisi tersebut, Kepala BKPSDM Sarolangun H A Waldi Bakri, S.IP, S.Sos, MM mengaku sangat menyayangkan hal tersebut, karena pemerintah kecamatan tidak ada satupun yang mengirimkan peserta untuk dinilai oleh tim panitia seleksi PNS Teladan beberapa waktu yang lalu.

“Tahun ini kantor tidak ada satupun yang ngirim peserta, padahal di kantor camat itu ada sekdes, yang punya semangat juang bekerja, kejar bola. Ini harusnya diusulkan. Seluruh camat tidak ada yang ngirim, jadi kami agak kecawa, biaya tidak ada biaya, cuma ngirim staf saja, ada apa ini apa karena tidak mendukung atau memang tidak peduli,” katanya, Senin (30/12/2019), kepada media ini saat diwawancarai.

Padahal kata dia, penilaian PNS teladan ini dilakukan secara objektif dan transparan, sehingga para pemenangnya pun memang pegawai yang benar-benar memiliki nilai yang tinggi, dari segi kedisiplinan, kinerja, dan inovasi dalam melaksanakan tugas sebagai PNS.

“Kalau mereka (pegawai di Kecamatan) level pendidikan sma, lalu mempresentasikan kurang tapi kinerjanya aktif itu bisa kita buat berimbang, atau mereka punya ide brilian. Titik tumpu pada shubling kalau dia punya jabatan, absensi, ini tim bekerja maksimal. Ya, tidak ada intervensi, memang hasil yang ada, melalui tim penilai dari Asisten dan kami memberikan nilai yang objektif. Jadi bukan ada titipan si A atau si B, atau juga faktor kedekatan, tidak ada lagi sekarang, kami juga bertanggung jawab dengan pak bupati karena ini memang objektif, berdasarkan presentasi penilaian, absensi ya ini nilai,” katanya.

Kedepan ia berharap agar seluruh camat ikut mendukung program seleksi PNS teladan ini, karena memang ini dilakukan dalam rangka memberikan motivasi dan dorongan kepada para PNS untuk bekerja dengan baik, disiplin dan memiliki inovasi.

“Kedepan kami harap para camat mensupport ini, kami akan buat edaran, kalau biaya tidak ada biaya. Kita melatih mereka siapa tau nanti mereka jadi pemimpin. Penghargaan ini diberikan berupa uang, piagam dan piala, kita laksanakan sesuai yang ada sebagai bentuk perhatian bapak bupati Sarolangun,” katanya. (Nil)