Ultimate magazine theme for WordPress.

Bupati CE Puji Sikap Tulus dan Kekompakan Tim Gugus, TNI, Polri Serta Masyarakat

Bupati Cek Endra saat diwawancarai, (Foto Arsip: Husnil Penajambi.co)

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Melihat kinerja dan kekompakan tim gugus Covid 19 bersama Kabupaten Sarolangun, berjuang menyikapi penanganan Virus Corona diwilayah tersebut, mendapat apresiasi dan pujian dari Bupati Sarolangun Drs H. Cek Endra.

Pasalnya, gerakan serentak yang di Instruksikan oleh pemerintah pusat, Provinsi hingga ke Kabupaten Kota khususnya Sarolangun mendapat respon positif, sehingga upaya itu dinilainya berjalan cukup baik dan maksimal.

“Kita terus berupaya maksimal dan melakukan yang terbaik untuk masyarakat dalam penanganan Covid-19 ini. Ini juga tidak terlepas dari kekompakan dan sinergisitas pemerintah, TNI, Polri dan masyrakat yang tulus dan ikhlas berjuang melawan wabah ini.” kata Cek Endra, di Sarolangun belum lama ini.

Hingga saat ini kata dia, berkat perjuangan itu, kesadaran masyarakat terus tumbuh untuk mawas diri dan menjalankan petunjuk dari pemerintah.

“Semua petugas, Pemerintah, Tim Medis, TNI,Polri, hingga perangkat desa mensosialisasikan bahaya corona hingga tingkat bawah, sehingga kesadaran masyarakat kita terus tumbuh untuk selalu mawas diri masing masing, terimakasih atas ketulusannya,” katanya lagi.

Dengan itu pula di Kabupaten Sarolangun hingga saat ini pasien positif cobid-19 ini masih nol, sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga terus mengalami penurunan yang saat ini tinggal 4 orang.

Namun meskipun demikian, masyarakat diminta untuk tidak lengah dengan kondisi ini, tetap waspada.

“Mudah-mudah kita tetap kompak bagaimana kita untuk proaktif dalam mencegah dan menangani wabah covid-19 ini, kita juga tidak boleh lengah dan masyarakat saya minta terus waspada,” katanya.

Namun meskipun demikian, dia memastikan bahwa pemerintah berupaya menyiapkan anggaran khusus penanganan Covid-19 ini. Dengan anggaran yang sudah ada yakni 4,6 Miliar dan dia mmastikan akan bertambah lagi melalui CSR perusahaan dan anggaran dana desa yang dalam aturannya boleh digunakan untuk ini.

“Artinya saat ini kita memiliki cadangan anggaran total lebih kurang Rp 18 miliar, uang daerah yang diperuntukkan untuk membantu penanganan Corona ini,” pungkasnya. (Husnil)