Bupati Sarolangun Hurmin Bersama Forkopimda Panen Perdana Cabe Merah dan Jagung Metode Tumpang Sari Di Desa Rantau Tenang 

Ragam Info

Bupati Sarolangun Hurmin beserta ibu Ny Hj Risha Fitria, Kapolres AKBP Wendi Oktariansyah beserta ibu, Dandim Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto beserta ibu dan jajaran saat panen perdana jagung

KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sarolangun dan kelompok tani Titian tinggi melakukan kegiatan panen cabe merah dan jagung di atas lahan yang dikelola kelompok tani dengan metode tumpang sari di perkebunan sawit, Sabtu (17/01/2026) di perkebunan milik Suhardin, Desa Rantau Tenang, Kecamatan Pelawan.

Dalam kegitan tersebut hadir langsung Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH beserta ibu, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han beserta ibu, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief, Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin, SP, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, S.Pd, M.Si, Kepala Inspektorat Sarolangun Henriman, S.Sos.

Selain itu hadir juga Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Charles Siringgo-Ringgo, Jajaran TP PKK Sarolangun, Wadan Batalyon TP 896/Sp Kapten INF Syaipul Bahri, Camat Pelawan Sibawaihi, SH, MH, Kapolsek Pelawan Singkut Iptu Andico, Danramil 420-02 Ma. Limun Kapten Inf Kosni Amer, Para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), para kelompok tani serta masyarakat setempat.

Bupati Sarolangun Hurmin beserta ibu Ny Hj Risha Fitria, Kapolres AKBP Wendi Oktariansyah beserta ibu, Dandim Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto beserta ibu dan jajaran saat panen perdana cabe merah metode tumpang sari 

Dalam laporannya, Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin mengatakan bahwa luas lahan panen perdana ini ada 1 hektar cabe, 1 hektar jagung, 1 hektar semangka dan 1,5 hektar padi ladang.

Untuk tanaman jagung bekerjasama dengan Polri, Padi sawah dan padi ladang bekerjasama dengan TNI, sementara untuk cabe memang dari Pemerintah Daerah yang membina langsung petani yang ada di kebun milik Suhardin.

” Panen perdana ini juga dalam rangka mengantisipasi dan pengebdalian inflasi daerah dan persiapan menjelang puasa mendatang,” katanya.

Tahun 2026 ini, pihaknya juga mentargetkan kurang lebih 6.000 hektar untuk penanaman padi dan 1.000 hektar untuk penanaman jagung.

” Kami membuat dempot untuk tanaman cabe di Kabupaten Sarolangun ini kurang lebih 2 hektar Benih padi dan jagung kita usulkan ke pusat, tahun ini kita usulkan 2.000 hektar untuk benih padi,” kata Dulmuin.

Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin

Selain itu, menjelang puasa dan Lebaran ini lanjutnya ada sekitar 3 hektar sudah mulai panen, yakni di Desa ujung Tanjung, Kecamatan Sarolangun kemudian di Desa Rantau Tenang dan di kecamatan Singkut.

” Kemudian jagung dan padi yang sudah dipanen di desa-desa ini dijualnya ke bulog, itu diperintahkan langsung bahwa presiden bahwa Bulog menerima semua hasil panen padi dan jagung, maka petani kita sekarang tidak usah khawatir Di mana jual jagung atau hasil panen padi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin berharap agar hasil panen jagung dan cabe, semangka dan padi ini dapat dimanfaatkan dengan baik serta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan Sinergi gotong royong dan inovasi dalam mengelola lahan pertanian di Wilayah Kabupaten Sarolangun.

” Salah satu untuk menunjang dan mendukung program astacita bapak presiden Prabowo Subianto, Alhamdulillah kita panen cabe merah dan jagung dengan masing-masing 1 hektar, hasilnya lumayan sangat bagus.vIni jadi percontohan, metode tumpang sari ini sangat bagus,” katanya.

Selain itu, kata Hurmin, Pemerintah Kabupaten Sarolangun berkomitmen untuk terus memberikan dukungan yang optimal kepada para petani serta melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar petani semakin profesional dan produktif.

Maka ia menekankan agar hasil panen perdana ini dijadikan sebagai momentum kebangkitan pertanian yang lebih maju sekaligus mendorong terwujudnya sumber daya manusia yang mandiri demi tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bupati Sarolangun H Hurmin

” Dalam kesempatan ini kami sangat senang, sama-sama kita tahu hari ini kan hari libur, akan tetapi alhamdulillah semangat kita bersama yang luar biasa. Terima kasih banyak, ini bentuk kepedulian kita bersama mendukung program bapak presiden Prabowo Subianto yang sebenarnya kalau kita lihat di sini tidak ada yang tidak mungkin, bisa sesubur ini tanam cabe,” katanya.

Hurmin juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh PPL yang telah memberikan pembinaan kepada petani dan masyarakat dalam mendorong untuk kegiatan ketahanan pangan, seperti yang ada di Desa Rantau Tenang ini.

” Ini harus kita kembangkan dengan masyarakat kita yang ada, bapak presiden sudah jelas program ketahanan pangan Asta cita, apalagi program MBG sudah berjalan tentu banyak kebutuhan sayur-mayur, telor, padi. Asal kita serius, inilah buktinya bisa cabe sesubur ini. Insan Allah jadi, mencari rezeki bukan satu titik, mari kita sama-sama, bangkitkan semangat masyarakat untuk bertani seperti ini,” katanya.

Poto bersama

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin bersama Forkopimda melakukan dialog interaktif bersama jajaran dinas terkait, para kelompok tani dan masyarakat setempat serta diakhiri dengan Poto bersama.

Penulis : A.R Wahid Harahap

Berita Terbaru