Ultimate magazine theme for WordPress.

Hasil Test Live Score, Ana Ropiatul Mar’ah Raih Nilai Tertinggi SKB CPNS Sarolangun

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun secara resmi telah selesai dilaksanakan, yang berlangsung di Hotel BW Luxury Jambi, pada 15-16 September 2020.

Kepala BKPSDM Sarolangun H A Waldi Bakri, S.Ip, S.Sos, MM mengatakan bahwa selama pelaksanaan seleksi tersebut, hasil tes dapat dilihat secara langsung atau Live Score di aplikasi youtube yang ditayangkan oleh panitia pelaksana dari Pemkab Sarolangun.

Baca juga : Pemkab Sarolangun Sukses Gelar SKB CPNS Tahun 2019

Sehingga keluarga peserta khususnya dan masyarakat pada umumnya, dapat melihat hasil tes secara live ataupun setelah selesai SKB CPNS ini dimanapun berada dengan syarat terhubung koneksi internet.

“Ya, kita juga menyajikan Live Score untuk pelaksanaan tes Skb cpns ini, karena masa covid-19 ini jadi kami menyajikan bagi masyarakat, bagi orang tuanya di rumah yang ada anaknya ikut tes ini bisa melihat secara langsung di youtube yang dishare oleh bkpsdm Sarolangun,” katanya, Rabu (16/09/2020), kepada media ini.

Dari live score tersebut, kata Waldi, diketahui pada hari pertama seleksi SKB CPNS peserta atas nama Candrawan Toni pada formasi analisis Kepegawaian meraih nilai 420. Dan pada hari kedua pelaksanaan SKB cpns ini, nilai tertinggi diraih oleh Ana Ropiatul Mar’ah, dengan score 430 pada formasi dokter.

“Capaian tertinggi pada Skb cpns Sarolangun ini itu 430 atas nama Ana Ropiatul Mar’ah,” katanya.

Waldi juga menjelaskan bahwa kelulusan cpns ini murni merupakan hak dari Panitia Pelaksana Nasional (Panselnas) dalam hal ini BKN Pusat. Jadi, meskipun peserta meraih nilai tertinggi, pihaknya belum berani memutuskan apakah yang bersangkutan lulus atau tidak.

Namun, biasanya kelulusan ini akan melihat hasil nilai SKD dan SKB CPNS yang diikuti para peserta dan dikompilasikan sesuai regulasi yang ditetapkan oleh panselnas.

“Nanti akan dikompilasi dengan nilai SKD oleh bkn, maka kami tidak berani mengatakan si A lulus, si b lulus karena itu hak panselnas dalam hal ini bkn. Kami belum dapat mengkonfirmasi ataupun aturan regulasi mengenai kelulusan cpns ini, mungkin habis pelaksanaan ini kita dipanggil, kalau biasanya tidak covid kita dipanggil ke jakarta dalam hal validasi data peserta, baru validasi hasil, itu nanti ada beberapa tahapan sampai pengeluaran dari pada pertek dan pengusulan cpns itu sendiri,” katanya.

Untun diketahui sebanyak 342 peserta yang mengikuti seleksi SKB CPNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, hanya ada sebanyak 193 orang formasi yang akan ditentukan oleh panselnas, yakni formasi guru, formasi tenaga kesehatan dan formasi tekhnik lainnya. (Wahid)