Ultimate magazine theme for WordPress.

HIPMI Dorong Peningkatan Kualitas Pengusaha Muda Sarolangun

Poto bersama usai acara pembukaan Rakercab dan Diklatcab, (PJ/Hid).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Jajaran Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sarolangun melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) sekaligus Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Diklatcab) tahun 2021, bagi para pengurus HIPMI Cabang Sarolangun, Senin (22/02/2021) di ruang pola Kantor Bupati Sarolangun.

Kegiatan itu dibuka oleh Asisten II Setda Sarolangun Ir Dedi Hendri, yang dihadiri para Ketum Hipmi Sarolangun Beek Rison, S.Psi, beserta jajaran pengurus, panitia pelaksana dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan Rakercab dan Diklatcab HIMPI Kabupaten Sarolangun ini mengangkat tema “menciptakan pengusaha muda yang cerdas dan menginspirasi”, dengan mendatangkan para Pemateri, dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Dinas UMK, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Pengurus HIPMI Provinsi Jambi dan Kejaksaan Negeri Sarolangun.

Ketua HIPMI Sarolangun Beek Rison mengatakan bahwa kepengurusan pada masa priode 2020-2023 mendatang memang diharapkan dapat menjalani program kerja cabang yang telah di susun dalam memajukan dunia usaha di Kabupaten Sarolangun.

“Hari ini kita adakan rakercab dan Diklatcab, dalam rangka berhubungan kita masih kepengurusan yang baru jadi merangkai program kerja kita kedepan, Insa allah yang akan kita tuntaskan tiga tahun kedepan. Diklatcab ini menjadi ajang bagaimana kawan-kawan pengurus lebih siap menjalankan program kerja,” katanya.

Ia juga menjelaskan para pengurus HIPMI Sarolangun juga akan berupaya untuk memaksimalkan peluang dan potensi yang ada di Sarolangun, bagaimana nantinya HIPMI berperan dan memberikan sumbangsih dalam menciptakan pengusaha muda di sarolangun.

“Kita ingin kolaborasi terbangun antara Hipmi dengan dprd dan Dinas terkait, serta juga kita dapat memahami hukum dengan membahas bersama Polres dan Kejari Sarolangun, intinya kami sepakat pengusaha ini harus sadar hukum, jadi bagaimana nanti terbangun kolaborasi untuk maju bersama terkait bidang usaha ini,” katanya.

“Sarolangun itu salah satu potensi tang terbesar di provinsi Jambi, namun saya pikir semua pihak harus berkolaborasi, karena Hipmi cuma bukan bergerak sendiri, tapi kita ingin mengajak dengan yang lain, organisasi lain dalam memajukan dunia usaha di sarolangun,” kata dia menambahkan.

Kedepan, katanya program kerja HIPMI Sarolangun yang akan turun ke sekolah-sekolah, pesantren maupun perguruan tinggi dalam melaksanakan sosialisasi atau pelatihan entrepreneur bagi kalangan anak muda sehingga lahir pengusaha muda yang berkualitas.

Apalagi saat ini, tantangan di era digitalisasi sangat penting bagi pengusaha muda untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam berkreatifitas menjalankan dunia usaha.

“Kita harapkan memang nanti melahirkan pengusaha muda yang cerdas, karena kita sedang menghadapi era globalisasi, era digitalisasi, ditambah pula di masa pandemi covid-19. Tantangan kita juga kedepan sangat besar, maka kita juga ingin pengusaha muda bisa menginspirasi semua orang.

Insa allah kita akan turun ke pesantren, kampus, sekolah-sekolah, dan kita juga akan buat program pesantren trainer, dan Hipmi go to school,” katanya. (Wahid)