Ultimate magazine theme for WordPress.

Nasehat Buya Syatar Disambut Cek Endra Dengan Komitmen Prioritas Utama Pendidikan Agama

Drs H Cek Endra disambut meriah oleh para kiyai dan santri, (Pj/Nil).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Menempuh jalan yang berliku menuju Desa Renah Medan Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin. Calon Gubernur Jambi Drs H. Cek Endra didampingi sang istri Hj Rosita Endra dan rombongan menghadiri Milad ke 10 Pontren Khass dan menyambut 1 muharram.

Kehadiran sosok pemimpin yang dikenal dekat dengan para ulama tersebut disambut meriah dengan marawis dan solawatan oleh para santri.

KH Abdul Syatar Saleh dalam nasehat rohaninya berpesan agar jika Cek Endra yang sudah diangkat menjadi adik kandungnya itu, jika terpilih nantinya fokus pada pendidikan agama sebab itu semua selain amaliah yang bernilai ibadah.

Namun juga menjadikan pendidikan Al Qur’an fokus kedepan sebab kata dia kitab suci tersebut adalah gudang segala ilmu tentunya diharapkan bisa menjadi pondasi para santri dan generasi.

“Beliau ini sangat konsen dengan pendidikan  agama, jadi saya berpesan jika terpilih nanti tetaplah fokus pada pendidikan agama,  khususnya pendidikan al qur’an,” katanya.

“Yakinlah Al qur’an itu sumber dari segala ilmu,  jadi dik endra disamping fokus pebangunan yang paling penting SDM anak dan pengasuh perlu jadi perhatian kedepan kalau ini yakinlah generasi kita akan berkualitas sebab ini adalah pondasi dari segala pondasi menyelamatkan anak anak kita nantinya,” harapnya.

Tak lama berselang Calon Gubernur Jambi Drs H Cek Endra menyaut nasehat Buya Syatar dengan komitmen untuk terus memperjuangkan agama allah.

“Sama pak buya, Doakan dan dukung saya, insyaallah persoalan pendidikan agama akan jadi prioritas utama saya jika diizinkan allah memmpin jambi nantinya,” katanya disambut dengan amin dari para Santri dan Ulama.

Sebab dari pengalaman yang ada, selama memimpin Kabupaten Sarolangun kata dia, telah banyak membangun pontren Tahfiz dan juga fokus secara berkelanjutan kebijakan yang fokus pada program agama dan pendidikan agama.

“Untuk membangun ponpes tahfiz ini tidak mudah pak kiyai butuh kebijakan kepala daerah yang benar benar berpihak pada pendidikan agama, tentu ini adalah tugas besar saya nantinya. Seluruh pontren yang ada di Jambi ini akan kita bantu melalui kebijakan anggaran,” katanya lagi.

“Cita-cita saya, mensejajarkan pendidikan agama dengan pendidikan umum. Azas keadilan tentang anggaran pendidikan itu tugas saya nanti, kita berdayakan pondok yang ada se jambi ini. Doakan saya,” pungkasnya tegas. (Husnil)