Ultimate magazine theme for WordPress.

PGRI Sarolangun Angkat Film Dokumenter Perjuangan Guru SAD

Prosesi pembahasan hari guru nasional, (PJ/Hid).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2020, Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sarolangun membuat sebuah flim Dokumenter tentang perjuangan para guru honorer dalam memberikan pendidikan dan pembelajaran kepada anak-anak Suku Anak Dalam (SAD) atau orang rimba, di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam.

Ketua PGRI Kabupaten Sarolangun Murtoyo, S.Pd, mengatakan flim tersebut mengisahkan aktivitas para guru khsusus sad ini melaksanakan tugas memberikan pendidikan kepada anak-anak sad di lembaga PAUD Punti Kayu I, Punti Kayu II dan Punti Kayu III di desa Bukit Suban.

Kata pria yang juga sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sarolangun itu, ada sebanyak lima orang guru honorer khusus sad yang bertugas disana.

Ketua PGRI Kabupaten Sarolangun, Murtoyo, S.Pd.

Diantaranya di Punti Kayu I ada guru Masita, S.Pd.I, yang sudah mengabdi 7 tahun dalam mendidik anak-anak SAD, dan guru Ariyani dengan masa tugas mengajar sudah 2 tahun.

Di punti kayu II, ada Nurhayati yang sudah mengabdi selama 5 tahun dan Ica Trisnawati, S. Pd yang sudah mengabdi selama 4 tahun lebih. Sedangkan di punti kayu III, ada guru bernama Yuli Eka Purwantini yang sudah mengabdi selama 6 tahun.

“Pada hari guru ini kami dari pengurus PGRI Sarolangun membuat flim dokumenter tentang perjuangan dari pada guru-guru kita yang mengajar di sad di bukit suban, bagaimana mereka begitu ikhlas dan tulus dalam mendidik anak-anak sad,” katanya, Rabu (25/11/2020) kemarin.

Murtoyo juga menjelaskan pembuatan flim Dokumenter itu semuanya memang dilakukan oleh pengurus PGRI Sarolangun, mulai dari penasehat, penanggung jawab, sutradara hingga kameramen, dengan jumlah tenaga dalam pembuatan flim lebih kurang sebanyak 10 orang.

Sutradara misalnya, bernama Susi Srilawati, S.Sn, seorang guru seni di SMK Negeri 8 Sarolangun, Kecamatan Air Hitam dan Kameramen Heru Purwanto, S.Kom, seorang guru multimedia SMK 8 Ssrolangun.

“Flim ini juga dalam rangka menyambut telah Dilaunchingnya tv guru, kalau di provinsi Jambi ada tv guru streaming PGRI Provinsi Jambi di youtube dan hari ini akan tayang perdana, dan dari Sarolangun akan mengisi ini nantinya, Insa allah dalam waktu dekat ini akan tayang di youtube,” katanya.

Lalu ia juga sedikit menceritakan bagaimana perjuangan guru honorer khusus SAD yang diberikan insentif khusus oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun sebesar Rp 1,75 juta perbulan.

Katanya, setiap hari para guru sad ini bukan hanya memberikan pendidikan dan pelajaran kepada anak-anak sad, namun juga dengan keikhlasan hati membangunkan anak-anak sad yang berada di pondok kebun sawit, lalu memandikan hingga memberi makan anak-anak sad dengan hasil masakan para guru.

“Mereka harus mengajar dari suatu tempat ke tempat yang lain, dengan menyiapkan segala fasilitas mulai buku anak, sampai memandikan anak, membangunkan anak dan membuat makan anak, setiap hari seperti itu, jadi itu yang kita angkat sebagai pengabdian dari pada guru-guru kita,” katanya. (Wahid)