Ultimate magazine theme for WordPress.

Rapat Pleno Terbuka Dikawal Ketat Petugas Keamanan

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi hasil Penghitungan suara tingkat Kabupaten Sarolangun pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jambi tahun 2020 dikawal ketat oleh petugas keamanan dari aparat TNI/Polri, Selasa (15/12/2020) kemarin yang berlangsung di kantor KPU Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, Sik, MTCP, CFE mengatakan bahwa dari aparat kepolisian Polres Sarolangun mengerahkan sebanyak 200 personil untuk melaksanan pengamanan selama kegiatan Pleno berlangsung, ditambah dengan personil TNI dan personil Brimob sebanyak 50 orang.

“Pengamanan yang kita lakukan ini juga kita sudah tambahkan 50 personil, dari brimob pemenang,” katanya kepada awak media saat turun langsung memantau berlangsungnya rapat Pleno di kantor KPU sarolangun.

Kata Kapolres juga bahwa dalam pengamanan tersebut memusatkan di wilayah area kantor kpu sarolangun hingga ke komplek perkantoran bupati sarolangun, sebagai tempat berjalannya rapat pleno terbuka tersebut.

“Kita pusatkan seluruh area komplek kantor bupati sarolangun yang berjarak radius 1-2 Kilo meter dari kantor kpu sarolangun,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini tahapan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 di wilayah Kabupaten Sarolangun berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.

Hal itu tentunya tidak lepas dari peran serta dari seluruh lapisan masyarakat, dan Stake holder yang ada dalam bersinergi mensukseskan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jambi di wilayah Kabupaten Sarolangun.

“Alhamdulillah situasi aman, kondusif dan terkendali, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya hal-hal yang kiranya mengganggu hasil pilkada,” katanya.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, tim sukses hingga relawan dari masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jambi, untuk tetap menjaga ketentraman dan keamanan serta saling menghargai antara satu sama lainnya.

“Saya himbau masyarakat untuk tidak perlu merasa senang dulu terkait siapa yang menang, sebelum ada pernyataan dan pengumuman resmi dari kpu,” katanya. (Wahid)