Ultimate magazine theme for WordPress.

Sarolangun Gelar Apel Belasungkawa dan Doa Bersama Tragedi Sepakbola di Kanjuruhan-Malang

Tampak potret berlogo love (cinta) susunan barisan saat apel bela sungkawa dan doa bersama, (PJ3).

SAROLANGUN – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Sarolangun bersama Asosiasi PSSI Kabupaten Sarolangun turut berbeka sungkawa atas tragedi terhadap dunia sepakbola Indonesia yang terjadi di Stadion Kanjuruhan-Malang, Jawa Timur beberapa hari yang lalu.

Dalam tragedi tersebut sedikitnya 127 orang meninggal dunia dan ratusan orang mendapatkan perawatan luka-luka, serta dua orang personil kepolisian juga meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Rasa bela sungkawa tersebut, forkompinda Sarolangun bersama Askab PSSI Sarolangun menggelar upacara renungan dan doa bersama atas peristiwa tersebut.

Kapolres Sarolangun AKBP Anggun Cahyono, Sik, memimpin upacara tersebut yang dihadiri langsung Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal, S.Pt, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Amaraldo Cornelius diwakili Danramil 04-420 Sarolangun Mayor Abdul Aziz, Perwakilan Pengadilan Negeri Sarolangun, Ketua KONI Sarolangun Hamdan, Ketua Askab PSSI Sarolangun Hurmin diwakili Sekjen Askab PSSI Sarolangun Efendi Usman, para kepala OPD di lingkungan Pemkab Sarolangun dan ratusan personil gabungan TNI/Polri dan Satpol PP Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Anggun Cahyono dalam amanatnya mengatakan bahwa tragedi Kanjuruhan-malang ini terjadi pada hari Sabtu malam di stadion Kanjuruhan, setelah pertandingan antara Arema vs Persebaya.

Dari kejadian itu, korban jiwa meninggal dunia ada ratusan orang dan juga ratusan orang lainnya masih di rawat di rumah sakit setempat.

“Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, dimana sepak bola ini menjadi salah satu olahraga yang banyak peminatnya dari usia muda sampai usia dewasa. Sepakbola ini banyak peminatnya, bahkan ada yang fanatik seperti penggemar sepakbola di malang ini. Termasuk di Kabupaten Sarolangun sendiri kita punya klub-klub sepakbola, yang beberapa waktu lalu ada Iven olahraga,” katanya.

“Tragedi Kanjuruhan ini termasuk salah satu peristiwa dengan korban terbanyak di dunia, dan kita berharap kedepan tidak ada lagi peristiwa yang sama terjadi, maka dari itu mari kita bergotong royong dan bersama-sama agar kejadian tidak terjadi di wilayah kita,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal mengajak seluruh lapisan masyarakat Sarolangun untuk sama-sama mendoakan para korban tragedi Kanjuruhan dan menjadikan ini sebagai pelajaran penting untuk kemajuan sepakbola di Indonesia.

“Untuk saudara-saudara kita di Kanjuruhan Malang kita doakan semoga mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan mari kita ambil hikmah dari kejadian ini,” katanya.

Selain itu, Sekjend Askab PSSI Sarolangun Efendi Usman juga mengatakan bahwa pihaknya turut merasa simpati yang mendalam atas tragedi malang ini yang diketahui menyebabkan ratusan korban meninggal dunia.

Untuk persepakbolaan di Kabupaten Sarolangun, kedepannya diharapkan tidak terjadi hal demikian. Maka pihaknya menghimbau kepada masyarakat Sarolangun, supporter dan pecinta bola di Sarolangun untuk kedepannya terus menjaga sportivitas baik ketika dilapangan ataupun di luar lapangan sehingga sepakbola di Sarolangun lebih maju dan berkualitas di masa yang akan datang.

“Kita simpati dan berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada korban dan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ini,” katanya.(PJ3)