Ultimate magazine theme for WordPress.

STAI DU Sarolangun Gelar Seminar Nasional P3M, Mahasiswa Indonesia di Luar Negri Jadi Peserta

Tampak kerua Kampus STAI DU dan Jajaran di brosur undangan acara (PJ/hid).

SAROLANGUN -Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul ‘Ulum Sarolangun menggelar seminar nasional karya ilmiah yang dipelopori oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), Senin (28/06) kemarin.

Kegiatan seminar itu dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting secara live online, yang berlangsung dengan lancar yang dipandu langsung oleh pembawa acara Anggun Hestiana.

Tampak Ketua STAI Darul ‘Ulum Sarolangun Drs M. Nasir, M. Pd. I membuka kegiatan tersebut, dengan dihadiri Wakil Ketua STAI Darul ‘Ulum Sarolangun, Kepala P3M STAI Darul ‘Ulum Sarolangun Doni Aprizal Hadi, MM, puluhan peserta seminar yang mengikuti kegiatan itu dengan baik.

Kepala P3M STAI Darul ‘Ulum Sarolangun Doni Aprizal Hadi menfatakan bahwa seminat nasional karya ilmiah tersebut dengan mengangkat tema “Trik mengelola skripsi menjadi jurnal ilmiah”, yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan bagi para peserta seminar.

Menariknya, kata Doni, ternyata kegiatan seminar nasional ini diminati bukan hanya dari wilayah Provinsi Jambi saja akan tetapi juga sampai ke kancah internasional, sebab dalam acara yang berlangsung selama 90 menit itu diikuti 70 orang peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia, bahkan juga di ikuti dari beberapa orang mahasiswa Indonesia yang sedang melanjutkan studinya di luar negeri.

“Peserta tersebut tidak hanya berasal dari kaum mahasiswa namun juga di ikuti oleh masyarakat umum. Acara yang awal nya di rancang hanya untuk internal kampus STAI Darul ‘Ulum namun berjalanya waktu melihat antusias masyarakat dari berbagai propesi menghubungi panitia di dalam dan luar propinsi bahkan dari luar negara, maka timbul kebijakan bapak ketua STAI DARUL ULUM untuk menjadikan Seminar yang awalnya hanya untuk internal menjadi seminar nasional,” katanya

Sementara itu, Ketua STAI Darul ‘Ulum Sarolangun M. Nasir mengapresiasi kepada panitia pelaksana khususnya pusat penelitian dan pengabdian masyarakat kampus STAI Darul ‘Ulum Sarolangun yang telah menyelenggarakan seminar nasional ini dengan baik.

Sebab, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari tridarma perguruan tinggi yang bertujuan untuk menghasilkan karya-karya inovatif yang berguna untuk masyarakat.

Maka STAI Darul ‘Ulum mendorong civitas akademika untuk berperan aktif dalam kegiatan penelitian dan Pengabdian Kepada masyarakat yang unggul.

“Perguruan tinggi ada tiga hal yang harus menjadi perhatian kita, yakni pertama Pendidikan dan Pengajaran, Kedua Penelitian dan Ketiga Pengabdian masyarakat. Maka, sebagai perguruan tinggi jangan yang menonjol hanya pendidikan dan pengajaran, tapi penelitian dan pengabdian masyarakat juga harus kita dorong,” katanya.

Ketua STAI Darul ‘Ulum Sarolangun itu juga menyebutkan bahwa dalam membuat karya ilmiah maupun skripsi harus ditampilkan dalam sebuah jurnal, sebab itu menjadi sangat penting untuk dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Maka seminar ini dimaksudkan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif.

“Besar harapan saya, para sahabat-sahabat dapat berpartisipasi dengan baik, dan ilmu yang kita dapatkan nanti dapat diterapkan juga dengan baik. Sebab, karna walaupun bagaimanapun skripsi yang kita tulis dan karya ilmiah yang kita buat kalau tidak kita tampilkan dalam sebuah jurnal munkin kecil artinya, tidak dapat dibaca oleh berbagai kalangan,” katanya.

“Tapi kalau ditampilkan dalam berbagai jurnal maka dapat dinikmati baik di dalam daerah, luar daerah bahkan di luar negeri. Maka saya ucapkan terima kasih kepada P3M STAI Darul ‘Ulum dan sahabat-sahabat yang sudah mendaftar seminar nasional ini, mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini menjadi amal ibadah di Sisi Allah SWT,” kata dia menambahkan. (Wahid)