Ultimate magazine theme for WordPress.

Stok Bantuan Beras Bencana di Dinsos Sarolangun Makin Menipis

Asmiati Amran Kabid Jamlinsos Sarolangun saat diwawancarai, (PJ/Nas).

SAROLANGUN- Pihak dinas sosial menyebutkan hingga akhir tahun 2021 ini stok bantuan bencana tinggal sedikit yakni kurang lebih 1,3 ton beras. Sementara akhir-akhir ini bencana terus terjadi di kabupaten sarolangun. Baik itu bencana alam maupun kebakaran.

“Stok kita sangat terbatas untuk beras saja tinggal 1,3 ton belum lagi sembako lainnya sementara anggaran kita sedikit. Sedangkan bencana cukup banyak apalagi musim penghujan akhir tahun ini kita khawatir kebutuhan banyak stok habis”,kata Kadinsos melalui Asmiati Kabid Perlindungan Dan Jaminan Sosial diruang kerjanya Jumat (13/11/2021).

Oleh sebab itu, dia mengaku khawatir jika kemungkinan bencana alam ditengah musim penghujan melanda akhir tahun ini.

” Namun meskipun demikian, kami akan tetap berupaya semaksimal mungkin mencari solusi jika kemungkinan bantuan itu habis. minimal berkoordinasi dengan pihak desa kecamatan dan pihak lainnya yang tidka mengikat,” katanya.

Untuk itu dia meminta kepada masyarakat jika terjadi bencana untuk bersabar terkait bantuan. Sebab secara aturan untuk bencana alam kata dia seperti banjir minimal 3 hari pasca kejadian dan bencana tersebut benar-benar melumpuhkan aktivitas warga.

” Perlu diketahui khusus untuk bencana banjir itu secara aturan itu bantuan bisa diberikan jika bencana tersebut melumpuhkan aktivitas warga, minimal tiga hari pasca banjir. Namun berbeda halnya dengan bencana eksiden seperti kebakaran, ” Terangnya.

Di sisi lain kata dia, kepada masyarakat yang ingin membantu pakaian layak pakai dan bantuan lainnya pihak nya siap menyalurkan bantuan tersebut.

“Kami juga menerima bantuan pakai layak pakai dan bantuan lainnya dari masyarakat yang ingin membantu sebagai penyalur,” Pungkasnya. (Nasuha).