Ultimate magazine theme for WordPress.

Tahun ini, 57 Desa di Sarolangun Akan Gelar Pilkades Serentak

Kadis PMD Sarolangun, Mulyadi, S.Sos. (PJ/Amarullah).

SAROLANGUN, PENAJAMBI.co – Persiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak dijadwalkan di tahun 2022. Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Mulyadi, S.Sos saat dikonfirmasi megatakan pilkades akan dilaksanakan secara serentak. Jumat (14/01/2022).

” 57 desa di 11 kecamatan, artinya kami sedang nyusun perbup dulu setelah itu baru kita akan koordinasikan ke biro hukum provinsi. Kemudian pelaksanaannya kita rancang itu setelah ada hasil koordinasi dengan kemendagri,” kata Mulyadi.

Pada kegiatan pilkades serentak sebanyak 45 Desa akan berakhir masa jabatannya pada bulan Juni 2022. Sementara 12 Desa tersebar pada bulan Juli 2022 sampai bulan Desember 2022.

“Karena di kegiatan pilkades kita ini ada 57 desa berakhir masa jabatan bulan juni, sementara sisanya tersebar di juli sampai desember ada 12 desa. Maka kita akan klop kan dulu dengan aturan yang ada, sehingga insa allah paling lambat awal februari kami akan sudah bisa mengambil sikap kapan pelaksanaannya atas persetujuan bapak bupati,” katanya.

“Karena apa dari 57 desa ini, 45 desa habis bulan juni, bulan berikutnya sampai desember itu ada 12 desa. Makanya mau kita laksanakan serentak bila memungkinkan pelantikannya juga serentak kalau memang diizinkan kemendagri,” jelasnya.

Selanjutnya Mulyadi, S.Sos mengatakan bahwa kalau nanti harus sesuai masa habis jabatan kemungkinan bulan Mei 2022.

“Tapi kalau sesuai habis masa jabatan kemungkinan bulan mei dan kalau tidak kita akan menyesuaikan jadwal antara bulan juni sampai bulan desember tadi, karena di perbup kita yang lama kan pelantikan paling lambat 30 hari sesudah di SK kan,” jelasnya lagi.

Untuk anggaran pilkades serentak tersebut sudah disiapkan lebih kurang Rp. 2.2 Milyar, dan akan dilaksanakan secara manual.

“Kalau penganggarannya sudah siap, kalau nggak salah lebih kurang Rp. 2.2 Milyar untuk pelaksanaan 57 desa ini. Kita manual ya kalau anggaran yang kini, tapi kedepan mungkin ya kita coba lagi dan kita berupaya E-Voting lah cuman ya anggaran agak berlebih dikit. Belum bisa kita pastikan apalagi kita sedang pandemi ini dan kita akan menyesuaikanlah,” tutupnya. (Amarullah)