Ultimate magazine theme for WordPress.

Waspada, Jubir Covid-19 Sarolangun Jelaskan Tentang Bahaya OTG Corona

dr Bambang Hermanto jubir Covid-19 Sarolangun, (Penajambi.co).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Juru bicara gugus tugas percepatan dan penanganan covid-19 Kabupaten Sarolangun, dr Bambang Hermanto, meminta masyarakat Kabupaten Sarolangun tetap mewaspadai terhadap Orang Tanpa Gejala (OTG) virus corona.

Katanya, orang yang dikategorikan dalam OTG ini pada dasarnya sama dengan kondisinya terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) yakni tetap harus dalam pemantauan oleh dinas kesehatan untuk terus turun ke bawah serta mendeteksi secara dini.

“Berbahaya itu adalah OTG, karena biasanya orang yang langsung bersentuhan atau kontak dengan orang yang poisitf corona, dan dia itu sifatnya carier atau menularkan ke orang lain tapi dia tidak sakit,” katanya, belum lama ini.

Baca juga: 112 Orang Pekerja Jargas Negatif Rapid Test

Katanya, bisa saja salah seorang ada yang terkena virus corona namun tidak memiliki gejala apapun artinya masih terlihat sehat-sehat saja, namun bisa menularkan ke orang lain.

“Karena kita tidak tahu siapa yang terkena, bisa jadi kita terasa sehat atau tidak sakit, tapi bisa menularkan ke orang, maka sama-sama kita menjaga, dan harus mawas diri  untuk benar-benar kalau ada curiga untuk segera diperiksakan,” katanya.

Katanya jika memang masyarakat secara sadar ketika pulang dari luar daerah atau pernah kontak dengan pasien positif virus corona, tentu harus memeriksakan diri atau melaporkan ke dinas kesehatan.

Pihak dinas kesehatan akan melakukan pemeriksaan dini melalui rapid test, jika hasil pemeriksaan ada reaksi tentu hal itu sebagai langkah awal dalam pencegahan penyebaran virus corona ini, makanya pentingnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri.

“Harus ada mawas diri, jangan takut dalam hal ini, karena kalau kita takut akan membunuh keluarga kita sendiri, kita harus punya kesadaran tersendiri dan memeriksakan secara intensif, dan ini akan diobati,” katanya.

“Imun yang bagus tidak akan membunuh, tapi akan membunuh kepada orang yang memang ada gejala penyakit tertentu, tapi kita jangan anggap sepele atau kita harus tetap waspada, khususnya jangan terpapar dengan orang yang betul-betul sangat dicurigai,” pungkasnya. (Wahid)