Ultimate magazine theme for WordPress.

Begini Tanggapan Syahrial Gunawan Soal Penangkapan Sabu di Hotel Miliknya

Pelaku dan barang bukti saat diamankan pihak polres Sarolangun, (Foto: Husnil penajambi.co/Humas Polres Istimewa).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Syahrial Gunawan pemilik Hotel Nafiti akhirnya menanggapi kejadian kasus penangkapan kurir Narkoba asal Aceh dengan barang bukti setengah Kilogram Sabu oleh pihak Polres Sarolangun Jum’at dini hari pukul 01:00 wib (13/3/2020) malam kemarin.

Hanya saja dia tidak memberikan keterangan detail sebab kata dia saat ini dirinya sedang berada di luar kota. “Way aku lagi dijakarta, sebab begini pantaklah yang penting beritanya berimbang yang masukkan itu datanya ril,” katanya dihubungi melalui telepon seluler. Sabtu (14/3/2020).

Ditanya lagi awak media ini agar berita ini berimbang, “Kalau aku dak masalah pokoknya terserah kamulah. Kecuali aku yang makai narkoba iyo itu tidak berimbang. Kan, bukan sayo,” pungkasnya.

Baca juga : Terkait Penangkapan Sabu di Hotel, KNPI dan PMII Sarolangun Desak Pemkab Panggil Pihak Nafiti

Untuk diketahui seperti yang diberitakan sebelumnya. Satu orang kurir narkoba jenis sabu-sabu yang berhasil ditangkap oleh jajaran Polres Sarolangun, Jumat (13/03) dini hari yang lalu sekitar pukul 01.00 wib, di kamar nomor 20 hotel nafiti, Kota Sarolangun.

Ternyata kurir tersebut sudah menginap selama empat hari di kamar hotel yang ada di pinggir jalan lintas Sumatera, KM 01 Sarolangun itu. Namanya, Taufik Bin Ismail (43) warga asal Provinsi Nangro Aceh Darussalam (NAD).

“Pelaku ditangkap tim gabungan Polres Sarolangun setelah adanya informasi bahwa adanya seseorang yang dicurigai menginap di kamar nomor 20 Hotel nafiti Sarolangun. Memang betul warga luar daerah warga loksamawai Aceh, provinsi Aceh. Yang bersangkutan sudah sekitar empat hari berada di hotel nafiti,” kata Kapolres AKBP Deny Heryanto, S.Ik, M.Si, dalam keterangan persnya.

Ditangan pelaku ini, polisi berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat 700 gram untuk diedarkan oleh lelaki yang sudah hampir setahun ini beroperasi di sarolangun.