Ultimate magazine theme for WordPress.

Deteksi Dini Masalah Di Masyarakat Sarolangun

Prosesi kegiatan FKDM di Kantor Kesabangpol Sarolangun, (Husnil Penajambi.co).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun –  Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Rabu (24/06/2020) menggelar Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dengan tema peran FKDM dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban jelang pilkada serentak 2020.

FKDM itu dibentuk bertujuan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan munculnya bibit masalah ditengah masyarakat, khususnya jelang pilkada serentak ini. Hal itu dikatakan oleh Kepala Kesbangpol Hudri.

“Jadi, FKDM ini dibentuk sebagai langkah dan upaya pendeteksian secara dini kemungkinan munculnya masalah tengah masyarakat, khususnya jelang pilkada ini,” kata Hudri diwawancarai usai acara tersebut.

Dia menegaskan akan berkomitmen fokus membina FKDM yang nantinya bisa membantu pemerintah baik itu isu persoalan politik maupun persoalan sosial lainnya.

“Kita akan fokus dan kedepan bisa berkelanjutan. Mengenai anggaran selaras dengan aturan mendagri nomor 2 tahun 2015 itu bisa menjadi acuan kita untuk menyiapkan anggaran untuk pasilitas kantor dan anggaran yang bersangkutan dalam kegiatan yang nantinya dijalankan PKDM,” katanya.

Dia juga memastikan melibatkan para pelaku kontrol, antara lain OKP PMII, HMI, GMS, Karang Taruna Kabupaten, LSM, Media, Tokoh Adat, serta TNI dan Polri dalam mendukung kegiatan FKDM.

Sementara itu, Ketua FKDM, H. Adbul Rahman mengatakan bahwa mengapresiasi langkah yang diambil oleh pemerintah khususnya pihak kesbangpol. Deteksi dini memang kata dia wajib dilakukan sebab demi keamanan dan kenyamanan kehidupan masyarakat.

“Langkah ini wajib kita lakukan, ini saya harapkan bisa fokus dan berlelanjutan sebab ini penting demi daerah kita. Kami juga mengapresiasi atas inisiasi yang dilakukan pemerintah khususnya kesbapol,” kata dia singkat.

Terpisah Ketua Gerakan Mahasiswa Sarolangun, Rayan Arfandi didampingi pengurus juga mengatakan bahwa pihaknya hanya ingin memastikan agar dalam mendeteksi setiap masalah dimasyarakat melibatkan peran kontrol mahasiswa.

“Ini bagus, cuma kita minta peran kami mahasiswa dari OKP ini juga dipastikan harus terlibat, sebab kami ini juga bagian dari pelaku kontrol. Kami siap dan berkomitmen akan konsisten membantu masyarakat dan pemerintah demi daerah yang kita cintai bersama,” kata Rayan.

Turut juga hadir dalam acara tersebut, perwakilan Badan Intelejen Negara Daerah, Ketua Bawaslu Kabupaten, Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat. (Husnil)