Ultimate magazine theme for WordPress.

Dikbud Sarolangun Siap Kerjasama Peningkatan SDM dan Fasilitas Pendidikan Dengan Batanghari

Helmi SH MH KADIKBUD Sarolangun saat diwawancarai, (PJ1).

SAROLANGUN, PENAJAMBI.co – Terkait kerjasama antara Kabupaten Sarolangun dengan Batanghari yang dibubuhi tanda tangan Bupati Cek Endra dengan Bupati M. Fadhil Arif, belum lama ini.

Menuai respon positif oleh sejumlah OPD terkait yang terlibat langsung dalam poin kerjasama tersebut, salah satunya pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Sarolangun.

Seperti yang diungkapkan langsung oleh Helmi SH.MH Kadikbud kepada media ini, bahwa dirinya sangat mendukung kerjasama tersebut, terutama soal peningkatan SDM dan Pelayanan serta pemanfaatan pasilitas pendidikan di wilayah Batas dua kabupaten tersebut.

“Kita sangat mendukung penuh kerjasama itu, sebab itu sangat baik bagi dua wilayah kabupaten yang bertetangga, khususnya wilayah batas. Kalau kita akan wacanakan di bidang SDM dan pemanfaatan fasilitas pendidikan khususnya di batas dua kabupaten ini,” kata Helmi ditemui Selasa (05/04/2022).

Hanya saja perlu ada rencana kerangka kerja sama yang matang, sehingga keduanya memang benar benar saling dukung dan saling sport.

“Yang penting kita saling dukung, nanti kita akan buat kerangka kerjasama di bidang tersebut. Sebab saat ini saja kita sudah punya tiga orang guru yang tinggal di wilayah batas namun ngajarnya di wilayah kita dan itu terus kita berikan motivasi, kedepan tidak menutup kemungkinan guru kita wilayah batas yang ngajarnya di Batanghari inikan salah satu contoh,” terangnya.

Terkait pemanfaatan Fasilitas pendidikan di wilayah batas yakni tepatnya di kecamatan Mandiangin.

” Tidak ada salahnya jika anak kita dari dua kabupaten di wilayah itu memilih ingin sekolah di fasilitas yang mana. Kalau kami siap memberikan pelayanan dan pasilitas terbaik jika ada anak anak di wilayah batas itu ingin sekolah ditempat kita, silahkan kita siap bantu,” tegasnya.

Belum lagi dia menyinggung persoalan pelayanan dinas pendidikan yang harus di study tirukan, ” Jika memang ada yang baik dan perlu kami contoh dari batanghari kami siap dan sebaliknya jika ada yang baik di lembaga kita kita pun siap berbagi dengan. Namanya juga kerjasama,” pungkas Helmi. (PJ1)