Ultimate magazine theme for WordPress.

Dinsos Kaji Bantuan JPS Dilanjutkan atau Pengembangan

Juddin Kadinsos Sarolangun saat menyerahkan JPS, (PJ/Hid).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kabupaten Sarolangun kepada masyarakat yang terdampak wabah pandemi virus corona (Covid-19) sudah disalurkan kepada masyarakat yang saat ini memasuki tahap ketiga.

Tinggal beberapa kecamatan lagi di wilayah Kabupaten Sarolangun yang belum disalurkan bantuan JPS yang dianggarkan dari APBD Sarolangun itu, berupa bantuan beras 20 kg setiap penerima manfaat.

“Tahap ketiga JPS sudah disalurkan pada minggu ini, sebanyak 6 kecamatan dan hari ini kecamatan Pelawan dan Sarolangun, Kamis di Kecamatan Air Hitam dan Mandiangin, dan kemudian kecamatan Batang Asai dan Limun. Sama dengan berupa beras 20 kg, untuk tahap ketiga ini,” kata Kadis Sosial Juddin, Selasa (25/08/2020) saat dikonfirmasi media ini.

Kata Juddin, pihaknya juga merencanakan bantuan JPS Kabupaten Sarolangun kedepan akan dilanjutkan kembali, mengingat wabah pandemi virus corona saat ini masih terus berlanjut.

Apalagi, bantuan sosial dari Kemensos saat ini juga dilanjutkan selama enam bulan kedepan, terhitung dari bulan Juli hingga bulan Desember 2020 mendatang.

Hanya saja, Bantuan Lansung Tunai (BLT) dari Kemensos ini sebelumnya Rp 600 ribu per KK, namun selama enam bulan kedepan menjadi Rp 300 ribu per KK.

“Untun JPS Sarolangun, apakah dilanjutkan atau pengembangan, kita masih akan rapat dulu. Yakni rapat evaluasi pelaksanaan JPS sarolangun yang sudah dilakukan tiga tahapan ini,” katanya.

Katanya, jika memang dilanjutkan artinya bantuan JPS berupa bantuan sembako beras 20 kg per KK Itu akan diberikan kepada penerima yang sama. Sedangkan jikalau pengembangan, berkemungkinan bantuan JPS akan diganti dalam bentuk uang atau yang lain sesuai dengan hasil rapat yang dilaksanakan.

“Kalau dilanjutkan berarti peserta yang sudah ada, tapi kalau pengembangan keluar dari peserta yang menerima itu, atau mencari penerima lainnya. Sekarang kita akan melakukan rapat dalam waktu dekat ini. Kelanjutan nanti apakah berbentuk uang atau berbentuk barang seperti yang kita Salurkan saat ini, kita rapatkan dulu karena belum final karena hasil rapat itu nanti menentukan bagaimana kedepannya,” katanya. (Wahid)