Ultimate magazine theme for WordPress.

Dua Siswa SMA N 7 Sarolangun Raih Medali Emas Tingkat Nasional

Dua orang siswa SMA N 7 Sarolangun saat menunjukkan medali emas yang dia dapatkan. (redaksi penajambi.co)

 

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Dua siswa dari SMA N 7 Sarolangun, Jambi, berhasil raih medali emas dengan menjuarai olimpiade Indonesian Science Project Olympiade (ISPO) Tingkat Nasional di Tangerang.

Mereka adalah Abbiyu Ramadhan Sandey dan Sintia Aprilia yang mewakili Provinsi Jambi kategori bidang komputer.

Berkat Ide kreatif dan cemerlang mereka dapat menggeser sekolah perwakilan daerah lain hingga mengantarkan mereka ke jenjang internasional.

Pada perlombaan itu, juri terlihat kagum pada kreatifitas anak millenal asal sarolangun ini. Pasalnya, mereka mengkonsep dan mengambil tema dari budaya yang digabungkan dengan teknologi.

Kepala Sekolah SMA7 Dafnedi membenarkan siswanya yang berprestasi ini. Katanya, ia tidak menyayangkan jika siswanya bisa memperoleh prestasi yang sangat membanggakan ini. Semuanya dengan mereka mengikuti perlombaan itu, diawali dengan seleksi online dan diikuti lebih 500 sekolah seluruh indonesia.

Dan dilanjutkan dengan sekolah yang lolos akan dipanggil 130 finalis atau sekolah.

“Akan dilombakan beberapa bidang, kita bagian komputernya,” katanya, Rabu (26/2/2020)

Berkat ide kreatif siswanya, dan bisa mencuri perhatian para juri, mereka berhasil menjuarai dan memperoleh medai emas.

“Alhamdulailah kita juara 1 dan medali emas. sekaligus mewakili indonesia di Rumania, Eropa, pada bulan april tanggal 10 mendatang,” katanya.

Mereka berhasil menciptakan karya ilmiah berupa cerita komik yang dikemas dengan nasehat seloko tradisi budaya masyarakat di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Mereka mengangkat adat sloko dikemas dengan teknologi dan berbasis android dengan judul “Komik Seloko berbasis tekstual dan android menggunakan augmented reality sebagai upaya pelestarian warisan budaya di Kabupaten Sarolangun, Jambi”.

“Sloko adat kan sudah punah, ini ketertarikan siswa saya mengangkat itu sehingga mengaplikasi dalam bentuk 3 dimensi,” katanya. (Wahid)