Ultimate magazine theme for WordPress.

Kapolres dan PJ Bupati Sarolangun Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah dari Kemendagri

Prosesi acara rakor Forkompinda Kabupaten Sarolangun dengan Kemendagri, (PJ3).

SAROLANGUN- Kapolres Sarolangun AKBP Anggun Cahyono.SIk dan jajaran rapat bersama PJ Bupati Henrizal S.pt. MM, Kajari Sarolangun Boby Ruswin SH. dan jajaran Forkompinda , terkait pengendalian Inflasi Daerah oleh kemendagri di Aula Utama Kantor Bupati Sarolangun.Senin (05/09/2022).

Rakor yang dipimpin langsung menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan saat ini situasi perekonomian global masih berhadapan dengan dampak pandemi Covid-19, peperangan antara Rusia dan Ukraina, serta kenaikan harga pangan dan energi yang mengakibatkan inflasi.

Dijelaskan Tito, diperlukan upaya bersama dalam menghadapi dan menangani ketidakstabilan ekonomi serta inflasi ini.

“Kunci utamanya yakni menjadikan pengendalian inflasi sebagai isu prioritas dan menyinergikan semua stakeholder seperti saat penanganan pandemi Covid-19,” Kata Tito secara virtual seluruh Indonesia.

Hal itu juga langsung ditanggapi Pj. Bupati Sarolangun Henrizal, S.Pt, MM mengatakan Sarolangun menyebutkan, akan menjalankan arahan dari Mendagri yakni 10 solusi pengendalian inflasi mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

“Kita akan melaksanakan apa yang kurang atau belum dijalankan sesuai dengan 10 solusi pengendalian inflasi yang diarahkan oleh Mendagri,” Katanya.

“Bersama Kapolres dan Pabung, kita akan mengadakan rapat internal khusus untuk membahas inflasi ini secara rutin dan akan kita laporkan terkait pelaksanaan pengendalian inflasi yang telah kita lakukan,” sambungnya.

Kapolres Sarolangun AKBP Anggun Cahyono, Sik bersama Pabung Kodim 0420/Sarko, Mayor Inf Abd Aziz, TNI-Polri senantiasa berkomitmen untuk membantu pemerintah daerah, seperti dalam melakukan pengawasan distribusi hingga pendampingan bagi para petani.

“ Kami Polri dan TNI serta jajaran Forkompinda juga berkomitmen melakukan peningkatan ketahanan pangan di wilayah Sarolangun, melakukan pendampingan bagi para petani untuk meningkatkan hasil produksi bahan pangan, serta memanfaatkan lahan yang masih bisa diberdayakan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional,” katanya lagi.(PJ3).