Ultimate magazine theme for WordPress.

Lihat Antusias Emak Emak Di Bathin VIII Ikut Program Padat Karya

Tampak Wabup Hillalatil Badri memberikan masker saat para kaum ibu-ibu dan bapak-bapak bekerja menjalankan program padat karya, (Foto: Husnil/Istimewa).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Ditengah ekonomi masyarakat yang pasang surut akibat dampak Covid-19, ada ada saja solusi dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun agar masyarakatnya bisa mendapatkan tambahan penadapatan harian.

Yakni dengan meluncurkan program Padat Karya dengan alokasi anggaran kurang lebih 5 Miliar rupiah, dari anggaran Covid-19 yang berada di Dinas PU-PR setempat.

Meskipun baru hari ini diluncurkan, ternyata program itu langsung diterima dengan baik oleh masyarakat, seperti yang terpantau di Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun, Senin (04/05/2020).

Baca juga: Serap 5 Ribu Pekerja, Padat Karya 5 M Cara Cepat Bupati CE Bantu Masyarakat

Program yang digagas langsung oleh Bupati Drs H. Cek Endra kala itu,  pada peluncuran kala itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati H. Hillalatil Badri, terlihat emak emak di Desa Rantau Gedang cukup antusias mengerjakan padat karya dengan menebas layang pinggir jalan poros yang terlihat sudah semak.

PJ Kades Rantau Gedang Hanizar S.Kom menyebutkan bahwa di tempatnya mendapatkan kurang lebih 20 orang pekerja, namun lebih didominasi oleh kaum ibu atau emak emak yang ikut kerja.

“Mereka minta langsung dengan kita untuk didata bisa ikut program padat karya tebas layang, kata ibuk ibuk minimal cari jajan anak dan kebutuhan bulan puasa, yaa kita ikutkan dan secara aturan juga dibolehkan,” kata Hanizar kepada media PenaJambi.co.

Mewakili masyarakat, dia mengaku bahwa persoalan yang seperti ini sangat berdampak sekali bagi kebutuhan masyarakat, apalagi notabene masyarakat ditempatnya petani karet namun kenyataannya harga karet yang terjun bebas saat ini.

“Jelas bermanfaat, ini saya pikir program bagus tentu sangat dinanti masyarakat sekali, apalagi dampak Covid ini luar biasa sampai kebawah ditambah lagi harga karet yang jauh sekali turun,” ujarnya.

“Atas nama masyarakat, saya sebagai pucuk pimpinan di desa mengucapkan terima kasih kepada pak bupati dan pak wabup yang sudah mencanangkan program ini,” katanya menambahkan.

Baca Selanjutnya >