Ultimate magazine theme for WordPress.

Pradiksar Menwa, Mahasiswa ITB Sarolangun Dituntut Bermental Bela Negara

Prosesi Pradiksar Menwa di Kampus ITB Muhammadiyah Sarolangun (PJ3).

SAROLANGUN – Kampus perguruan tinggi Institut Tekhnologi dan Bisnis (ITB) Muhammadiyah Sarolangun menggelar kegiatan Pra Pendidikan Dasar (Pra Diksar) Resimen Mahasiswa (Menwa) Satuan 030, Rabu (10/08/2022).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor ITB Muhammadiyah Sarolangun Dr Zamzami, SE, M.Si, Pembina Menwa sekaligus Komandan Batalyon 006 Sarolangun Ismail, S.Pd.I, Komando Satuan Menwa 011 STAI Darul ‘Ulum Sarolangun, Komando Satuan Menwa 025 STAI Ma’arif Sarolangun serta civitas akademika ITB Muhammadiyah Sarolangun dan puluhan mahasiswa ITB Muhammadiyah selalu calon anggota menwa.

Rektor ITB Muhammadiyah Sarolangun Zamzami mengatakan bahwa pihaknya sangat menyambut baik atas kegiatan Pradiksar menwa ini yang dilaksanakan selama lebih kurang 5 hari terhitung dari tanggal 10 hingga 15 Agustus 2022, dalam rangka menyiapkan terbentuknya satuan menwa 030 di kampus ITB Muhammadiyah sarolangun.

Dalam kegiatan tersebut sedikitnya ada 20 orang mahasiswanya yang ikut serta dalam calon anggota resimen mahasiswa tersebut, yang tergabung dalam dua regu. Mereka nantinya akan mendapatkan pendidikan langsung bagaimana melahirkan mahasiswa yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, kesamaptaan yang baik dan jiwa kebangsaan.

“Sebetulnya pendidikan pradiksar menwa ini kita menyiapkan satuan 030 menjadi satuan baru menwa di ITB Sarolangun, dengan harapan nanti terbentuklah mahasiswa yang cendikiawaan, punya kesamaptaan dan cinta tanah air, merasa memiliki dari pada resimen mahasiswa ini sasaran kita sebetulnya,” katanya.

Sementara itu, Danyon 006 Sarolangun Ismail mengatakan bahwa Pra Diksar Menwa ini merupakan sarana penyaluran potensi mahasiswa mewujudkan hak dan kewajiban dalam bela Negara. Ini juga salah satu upaya mempersiapkan mahasiswa untuk memiliki sikap disiplin, pengetahuan dan mental dengan nilai-nilai dasar kepemimpinan dengan tetap mengacu pada pendidikan nasional.

“Dengan bergabung bersama Menwa merupakan salah satu bentuk pengabdian pada Negara. Menwa harus selalu menjunjung tinggi kontitusi Negara Serta Pancasila sebagai idologi Negara dan Bangsa Indonesia,” katanya.

Ia berharap para Menwa bisa menjadi manusia dan insan yang cinta tanah air serta memiliki sikap teladan dalam bernegara. Sikap teladanlah yang harus dikedepankan dan keikhlasan serta kedisiplinan dalam memjalankan tugas serta untuk mewujudkan cita cita pendiri bangsa.

“Sehingga Negara Indonesia semakin maju bebas dari penjajajahan baik penjahan dibidang kedaulatan Negara maupun penjajahan di bidang Ekonomi. Dan saya berharap kepada calon siswa Menwa, agar dapat mengamalkan ilmu yang didapat sehingga berguna bagi nusa dan bangsa seperti yang terkandung dalam Panca Dharma Satya Menwa dan tujuan pendirian Menwa,” katanya. (PJ3)