Ultimate magazine theme for WordPress.

Selain Minyak, Buah Kepayang Sarolangun Dikembangkan Jadi Sabun Cair

Kepala KPHP Limau Hulu Misriyadi saat menunjukkan hasil Sabun Cair kepayang, (Husnil Penajambi.co).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Potensi hasil hutan di Batang Asai Kabupaten Sarolangun Jambi tidak hanya sebagai serapan air dan pelindung tempat kehidupan satwa saja. Namun kekayaan hutan wilayah tersebut justru menimbulkan ekonomi bagi masyarakat setempat.

Sebab disana terdapat pohon langka yang tumbuh secara alamiah, yakni pohon buah “Kepayang”.

Buah itu mengandung berbagai khasiat kesehatan baik untuk kulit dan jika diolah bisa menjadi minyak dan sabun yang bernilai ekonomis tinggi, sehingga inipun membuat siapa saja penikmatnya mabuk kepayang (suka).

Yusar Adnan warga Desa Sungai Bemban yang juga tokoh pemuda Batang Asai menyebutkan, saat ini masyarakat sudah mulai menjual sendiri baik itu di pasar maupun lewat tengkulak.

“Kalau dulu dibantu pengembangannya oleh KPHP Limau diolah jadi minyak, sekarang masyarakat disampimg buat minyak ada juga yang dikeringkan langsung dijual sendiri ke tengkulak,” kata Yusar. Kamis (06/06/2020).

Sistim pengolahan yang cukup sederhana kata Yusar, membuat buah itupun bisa menjadi seseran pendapatan masyarakat setempat.

“Hutan ditempat kami ini hampir semua bisa ditumbuhi pohon kepayang, ditambah lagi pengolahannyapun juga cukup mudah sehingga bisa menjadi pekerjaan sampingan warga dan uang seseran para kaum ibu,” katanya lagi.

Sementara itu, Misriyadi Kepala KPHP Limau Hulu Kabupaten Sarolangun ditemui di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya saat ini terus berupaya mengembangkan produk turunan buah Kepayang menjadi sabun cair unggulan daerah.

“Kita terus berupaya mengembangkan potensi buah kepayang turunannya sebelumnya minyak, sekarang sabun cair,” kata dia.

Dia akan mendorong pembinaan terhadap para petani kepayang, sebab ditengah anjuran pemerintah untuk mencuci tangan tentu kebutuhan sabun cair makin meningkat.

Ditambah lagi potensi buah kepayang di wilayah itu cukup banyak, bukan tidak mungkin untuk diproduksi dalam skala besar.

“Kami siap membina petani, sebab potensi buah kepayang disana cukup banyak. Apalagi kebutuhan masyarakat dengan sabun cair saat ini banyak sekali, tentu akan laris manis dipasaran,” katanya lagi.

Oleh sebab itu dia meminta doa dan dukungan semua element, agar rencana mulia tersebut bisa berjalan lancar.

“Intinya, mohon doa dan dukungannya, sebab disamping bantu petani kita juga bantu angkat potensi lokal kita,” pungkasnya. (Husnil)