Ultimate magazine theme for WordPress.

Wujudkan Anggota Polri PRESISI, Kasi Propam Polres Sarolangun Cek Sikap Tampang dan Kelengkapan Surat Personil

Tampak pihak propam Polres tengah melakukan pengecekan, (PJ/Hid).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Dalam rangka mewujudkan anggota Polri yang PRESISI yakni Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan dan meningkatkan kedisiplinan anggota Polres Sarolangun, Seksi Propam (Sie Propam) Polres Sarolangun melaksanakan kegiatan Penegakan dan Penertiban disiplin (Gaktiplin) kepada seluruh anggota.

Kegiatan Gaktiplin ini dipimpin langsung Kasi Propam Polres Sarolangun Ipda HM Sihombing, usai pelaksanaan apel pagi pada Selasa (23/03/2021) pagi, di lapangan Mapolres Sarolangun.

Ipda HM. Sihombing mengatakan kegiatan Gaktiblin Personil ini merupakan bentuk pengawasan dan pembinaan kepada anggota Polri untuk melatih kedisiplinan serta menjaga anggota Polri agar tetap berada pada aturan sebagai anggota Polri sehingga bisa melaksanakan tugas pokoknya dengan baik sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat.

“Dalam kegiatan Gaktiblin pagi ini kami dari fungsi Propam melakukan pengecekan sikap tampang serta kelengkapan surat-surat perorangan personil Polres Sarolangun seperti rambut, atribut, pakaian, KTA, KTP, SIM, serta STNK, dan kartu senjata api bagi yang memegang senjata api,” katanya, kepada para awak media.

Sihombing juga mengatakan bagi personil yang kedapatan tidak sesuai dengan aturan serta surat-surat peroangan yang tidak lengkap maka akan dilakukan penindakan disiplin bahkan sampai disidang disiplinkan kalau sering berulang kali terjaring kegiatan gaktiblin.

“Kegiatan Gaktiblin kepada anggota atau personil Polres Sarolangun ini sesuai Perintah Kapolres Bontang AKBP Sugeng Wahyudiyono, Sik, MTCP, CFE untuk melakukan Gaktiblin anggota. Bertujuan untuk membuat anggota Polri khususnya anggota Polres Sarolangun agar bisa menjadi anggota Polri yang PRESISI,” katanya.

Gaktibplin ini dimaksudkan untuk menekan terjadinya pelanggaran disiplin anggota, pelanggaran kode etik dan pelanggaran tindak pidana, karena selain merugikan diri sendiri, keluarga juga merugikan institusi Kepolisian.

“Kita tekankan agar anggota tetap menjaga etika sebagai anggota Polri, jangan melakukan penyimpangan dan pelanggaran yang dapat menurunkan citra Polri di lingkungan masyarakat,” katanya. (Wahid)