Ultimate magazine theme for WordPress.

Ciptakan Komik Dengan Nasehat Seloko, Siswa SMA N 7 Sarolangun Wakili Jambi Ke Nasional

Dua orang siswa SMA N 7 Sarolangun didampingi guru pembimbing usai diwawancarai dan poto buku komik hasil karya mereka dilengkapi dengan nasehat seloko.

 

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Siswa SMA N 7 Sarolangun berhasil menciptakan karya ilmiah berupa cerita komik yang dikemas dengan nasehat seloko tradisi budaya masyarakat di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Dengan karya tersebut, menghantarkan Abbiyu Ramadhan Sandey dan Sintia Aprilia mewakili Provinsi Jambi pada lomba Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) Tingkat Nasional. pada tanggal 20-23 bulan Februari tahun 2020 ini.

Ditemui di sekolahnya, Sintia Aprilia didampingi Abbiyu rekannya menuturkan, semula dirinya bingung mencari inspirasi kala mengikuti lomba di tingkat Provinsi.

Namun setelah itu, muncul ide untuk menjadikan karya ilmiah komik menjadi sebuah cerita yang dikemas dengan nasehat Seloko adat Sarolangun.

“Waktu lomba ditingkat Provinsi kita bingung ide apa bang, pikir pikir alhamdulillah dapat ide membuat Komik dikemas dengan nasehat saloko adat,” ujarnya, Senin (03/02/2020).

Nah dari ide itu, lalu mereka berdua kembangkan dengan meminta pendapat dan kajian seloko dari tokoh adat Sarolangun yakni Pak Herman pengurus adat.

“Kami pinjam buku nasehat seloko dari pak Herman, kemudian kami kupas menjadi cerita, seolah ada perbincangan antara orang tua yang sedang memberikan nasehat kepada anaknya, dalam cerita itu,” tuturnya.

Sehingga untuk menyesuaikan selera para kaula muda kata Sintia, mereka berdua menjadikan komik itu disamping cetak menjadi buku komik, juga bisa dibaca melalui aplikasi di Hp Android nantinya, hanya saja untuk membuat aplikasi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar.

“Disamping kami buat buku cerita, kami juga memasukkan komik ini ke dalam aplikasi yang nanti bisa di Download lewat playstore kan bisa dibaca lewat Android langsung, apalagi ini era tekhnologi buku sudah ada di HP pintar,” terangnya.

Dia berharap konsep karya ilmiah ini bisa menjadi acuan dan bacaan bagi para kaulamuda di era tekhnologi ini, agar tradisi dan budaya tidak tergerus oleh zaman.

“Kami berharap, dengan ini nanti bisa menjadi pengetahuan bagi kami dari generasi muda untuk paham akan pentingnya menjadikan nasehat  seloko sebagai acuan dalam hidup,” harapnya.

Sementara itu Nefri atau yang kerap disapa Bundo sebagai guru pembimbing dua siswa itu, membenarkan bahwa siswanya akan mengikuti lomba ditingkat nasional mewakili provinsi Jambi.

“Ya benar, mereka berdua terus kita dampingi untuk menyelesaikan karya komik Seloko yang akan ditampilkan di ISPO tingkat Nasional nantinya,” ujarnya.

Ditanya apakah ada persiapan bimbingan khusus terhadap dua siswanya itu,???…

“Yang jelas sekarang kita fokus pada bahasa inggris nya, sebab nanti disamping bahasa indonesia juga dibarengi bahasa inggris untuk menjelaskan arti dari nasehat seloko yang ada dalam komik tersebut,” katanya lagi.

Terpisah Kepsek Dafnedi berharap Sintia dan Abbiyu bisa terus mematangkan persiapan serta tidak usah memikirkan hal lain terkait keberangkatan.

“Saya selaku kepala sekolah sangat suport, sebab ini kebanggaan dan aset daerah kita yang wajib kita pasilitasi agar mereka bisa sampai kesana apalagi membawa nama daerah, jadi pesan saya agar mereka fokus persiapan lomba sajalah,” terangnya.

Sebelum keberangkatan, Dafnedi berencana akan membawa kedua siswanya itu ke Bupati Drs H. Cek Endra sebagai kepala Daerah untuk meminta doa restu dan dukungan.

“Nanti anak-anak ini akan saya temukan dengan pak bupati, minimal pak bupati bisa memberikan motivasi agar mereka semangat, sebab ini wakil Sarolangun, bayangkan se provinsi kita yang wakili Jambi,” tandasnya.