Ultimate magazine theme for WordPress.

IH Ngaku Tega Habisi Nyawa MG Siswi SMP 17 Gegara Hutang Orang Tua Korban

Pelaku saat memberikan keterangan pers didampingi aparat di Polres Sarolangun, (Wahid Penajambi.co).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Motif pelaku dalam melakukan pembunuhan sadis terhadap korban bernama Melan Gustiani (15) warga RT 03 Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun pada 15 April 2020 yang lalu, akhirnya terungkap.

Pelaku berinisial Ihsan ( I ) yang juga warga Kelurahan Suka Sari ini, tega menghabisi nyawa korban dengan menggorok leher korban karena dendam dengan orang tua korban yang belum melunasi hutang piutang narkoba.

Kepada awak media, pelaku berinisial I mengaku bahwa bapak korban memiliki hutang narkoba jenis sabu sebesar Rp 2,1 juta, namun karena tidak kunjung dibayar akhirnya pelaku dendam.

Baca juga: Pembunuh Sadis Gadis Remaja di Suka Sari Ditangkap

“Karena bapak nyo punya hutang narkoba sama aku dua juta seratus, ditunggu sore tidak juga, malam dak juga, dan empat hari aku nunggunyo, akhirnya aku ditelpon bos yang diatas suruh nyetor, aku nyari bapaknya bg kelana dak timbul-timbul,” kata tersangka, Rabu (01/07/2020).

Foto: Barang Bukti

Ia lantas mengaku telah menyesal dalam melakukan perbuatan tersebut, karena sebelumnya ia tidak ada niat untuk melakukan pemerkosaan dan menghabisi nyawa korban, namun entah kenapa dalam seketika niat itu muncul di benak pelaku.

“Aku tidak ada niat mau membunuh korban, dan aku menyesal telah melakukan itu,” katanya.

Kapolres Sarolangun ABKB Deny Heryanto, Sik, M. Si juga membenarkan dalam tindak pidana pembunuhan terhadap gadis remaja tersebut, dikarenakan pelaku dendam dengan bapak korban karena memiliki hutang piutang.

“Dari hasil BAP bahwa pelaku dendam kepada bapak korban, karena punya hutang yang belum dibayarkan kepada tersangka,”dan memang pada saat itu si pelaku ini sempat ke rumah korban, menanyakan bapakmu mana,” katanya.

Karena pelaku tidak merasa puas, akhirnya korban diikuti dari belakang, hingga sampai di Tempat Kejadian perkara (TKP), tepatnya di kebun karet belakang kantor Lurah Suka Sari, dan pelaku merampas hp korban untuk menghubungi bapak si korban untuk menanyakan hutang piutang tersebut.

“DI TKP pelaku merampas hp korban untuk meminta korban menghubungi bapaknya, dan akhirnya pelaku lalu memerkosa korban dan menghabisi nyawa korban,” katanya. (Wahid)