Ultimate magazine theme for WordPress.

KPU Sarolangun Gelar Talk Show Sosialisasi Dan Tetapkan DPS Pilgub Jambi

Prosesi sosialisasi oleh KPU Sarolangun, (Hid/PJ).

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Talk Show dalam rangka sosialisasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi tahun 2020, Minggu (20/09/2020), di Cafe Asfa Sarolangun.

Kegiatan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19 yakni menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan pakai handsanitizer.

Ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri, M.Pd.I mengatakan bahwa kegiatan ini telah diamanatkan dalam undang-undang agar dilakukan sosialisasi pilkada serentak tahun 2020 bagaimana untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya.

Meski di masa pandemi covid-19, seluruh tahapan pilkada serentak tahun 2020 ini tetap dilaksanakan sesuai dengan Perpu nomor 10 tahun 2020.

“Intinya, kita mengajak masyarakat untuk datang ke tps, dalam rangka menggunakan hak pilihnya pada tanggal 09 Desember 2020 mendatang,” katanya.

Saat ini kata Fakhri, tahapan yang sedang dijalani sekarang pada tahapan Pemutakhiran Data Pemilih. Beberapa waktu yang lalu, KPU Sarolangun telah mengumumkan jumlah data pemilih sementara (DPS) sebanyak 200.654 pemilih.

Kemudian telah diumumkan melalui PPS yang ada di setiap desa untuk mengumumkan Daftar pemilih sementara tetsebut, maka diminta masyarakat untuk melakukan pengecekan di wilayah masing-masing apakah sudah terdaftar atau belum.

“Jika belum terdaftar dalam dps segera hubungi PPS atau panitia kecamatan. Kami juga menghimbau mari kita sama-sama melihat Daptar pemilih, ajak masyarakat karena ada masa tanggapan dari masyarakat mulai tanggal 19-28 September 2020 baru nanti akan ada perbaikan,” katanya.

Ia juga menjelaskan pada pilgub Jambi mendatang, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) ada sebanyak 736 TPS yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sarolangun.

Fakhri juga berharap agar partipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tahapan pilkada serentak ini, supaya pelaksanaan pemilu ini bersih dari pelanggaran atau penyelewengan, seperti kegiatan money politik.

“Kita harus tanamkan dalam diri kita, agar kita sama-sama menghindari dari hal yang namanya money politik. Kami menghimbau sebagai penyelenggara untuk sama-sama menggunakan hak pilih dengan mengolah money politik,” katanya.

Untuk pemilihan gubernur Jambi dan Wakil Gubernur Jambi, KPU Sarolangun menargetkan sebesar 77,5 persen untik partisipasi pemilih. Sedangkan untuk melihat persentase pemilihan gubernur tahun 2015 itu sebesar 65 persen dan pilbup Sarolangun tahun 2017 sebesar 69 persen dan pemilihan legislatif tahun 2019 sebesar 83, 1 persen.

Hadir dalam kegiatan tersebut, KPU Sarolangun mengundang peserta dari jajaran Pengurus organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Sarolangun, Pengurus Ansor, Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sarolangun dan Organissi Gerakan Mahasiswa Sarolangun (GMS) yang berjalan dengan lancar dengan diskusi bersama terkait pelaksanaan pilgub Jambi Tahun 2020. (Wahid)