Ultimate magazine theme for WordPress.

Warning Mobnas OPD Mati Pajak, Tegas Sekda: Bayar

Sekda saat diwawancarai oleh awak media. (Arsip Redaksi Penajambi.co)

 

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Sekretaris Daerah Ir Endang Abdul Naser meminta agar pajak kendaraan dinas yang sudah mati alias menunggak agar segera dibayarkan.

Pasalnya, saat ini banyak kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Sarolangun yang mengalami tunggakan pajak kendaraan.

“Saya minta kemarin pak Kabag Umum, seluruh mobil yang pajak mati itu dibayarkan, ini membantu daerah. Kita dorong lah,” kata Sekda, baru-baru ini.

Ia menyebutkan bahwa banyaknya kendaraan dinas mati pajak tersebut dikarenakan adanya kelalaian dari pengguna kendaraan dinas. Selain itu, ada juga kendaraan yang sudah lama dan dipake oleh orang lain masih terdata menjadi milik aset Pemkab Sarolangun.

“Sebagian sudah bayar, dan kita ingatkan semua opd agar bayar tepat waktu, karena anggarannya sudah ada, untuk biaya pajak kendaraan. Cuman karena kendaraan dipakai oleh dinas lain, jadi tidak diurus pajak,” katanya.

Seperti kendaraan dinas yang dipakai oleh pak sekda saat ini, ternyata sebelum ia gunakan pajak kendaraannya sudah mati selama enam tahun, sehingga ketika dibayar sudah mencapai Rp 15 juta. Hal itu berarti sebelum ia memakai kendaraan dinas tersebut selama ini tidak pernah membayar pajak kendaraan.

“Contoh mobil yang saya yang putih itu, sampai enam tahun tidak bayar pajak, ketika saya makai dibayar pajaknya sampai 15 juta, selama ini dipake berarti tidak bayar pajak. Kita himbau kepada para pejabat yang menggunakan kendaraan dinas, bayarlah pajak, sesuai dengan tertera dalam STNK dengan tepat waktu, dan apalagi saat ini ada program pemutihan oleh pak Gubernur. Laksanakan,” katanya.

Ia juga menyebutkan agar pejabat tidak menganggap bahwa penggunaan kendaraan dinas dengan flat merah lepas dari pemeriksaan aparat kepolisian atau petugas samsat saat melalukan razia gabungan. Namun, diharapkan agar mentaati aturan dengan tertib membayar pajak kendaraan.

“Dananya ada kok, dio memanggap flat merah ini jarang ditangkap, segan polisi memeriksa, kita sebagai Aparatur ya tertib lah, mulai dari pajak, pasang logo. Insa Allah kedepan Sarolangun lebih baik, seluruh aset ditertibkan,” katanya. (Wahid)