Ultimate magazine theme for WordPress.

Dinkes Ganti Rugi Kerusakan Rumah Warga Yang Diseruduk Ambulan

Kondisi rumah warga desa Pulau Pandan usai ditabrak mobil dinas Puskesmas CNG.

PENAJAMBI.CO, Sarolangun – Terkait insiden kecelakaan satu unit mobil puskesmas keliling (Pusling) pada Puskesmas Cermin Nan Gedang, yang menabrak rumah warga pada Sabtu (18/01/2020) yang lalu, akhirnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan antara dinas kesehatan, puskesmas CNG dengan pemilik rumah tersebut.

Kadis Kesehatan Bambang Hermanto mengatakan bahwa penyelesaian akibat kecelakaan dalam keperluan dinas tersebut melalui mediasi berupa perundingan secara kekeluargaan.

Baca juga : Melaju Kencang, Ambulan Dinas Puskesmas CNG Seruduk Rumah Warga

Pemilik rumah hanya meminta agar rumah yang rusak akibat kecelakaan itu dapat diperbaiki kembali seperti semula.

“Kecelakaan itu tidak ada korban jiwa, baik itu supir pusling dan juga yang punya rumah yang saat itu dalam keadaan kosong, dan kita sudah melakukan perundingan dengan pihak korban, bahwa kita akan ganti rugi, sesuai kesepakatan akan buat rumah itu seperti semula,” kata Kadinkes, Senin (20/01/2020), saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Ia menyebutkan bahwa kecelakaan itu terjadi saat petugas pusling puskesmas CNG bernama Agung, hendak mengantar alat fogging ke kantor dinas kesehatan. Mengingat saat itu, pihaknya akan melakukan pengasapan atau penyemprotan nyamuk di wilayah Kecamatan Sarolangun.

“Kronologisnya pada hari sabtu itu ada kecelakaan mobil Pusling puskesmas CNG di desa pulau pandan, kebetulan pada hari itu ada kegiatan penyemprotan nyamuk di Kecamatan Sarolangun, kekurangan alat fogging. Maka dari dinas kesehatan menelepon kepala puskesmas minta antar alat fogging ke dinkes untuk penyemprotan alat fogging di wilayah Kecamatan Sarolangun,” katanya.

“Dalam perjalanan ditugaskan kepala puskesmas, Staf atas nama Agung, itu berangkat ke sini dalam perjalanan alami kecelakaan, dalam mengantar alat fogging itu. Lalu pada jam 10.58 staf puskesmas yang di perintah dalam perjalanan melewati jembatan desa pulau pandan mobil mengalami kecelakaan menabrak 1 unit rumah warga,” kata dia menambahkan.

Atas kejadian tersebut, katanya, Kepala puskesmas CNG diberikan sanksi berupa teguran beserta dengan staf yang membawa kendaraan pusling tersebut, dengan harapan kedepan agar meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas.

“Kalau Sanksi, supir diberikan berupa teguran, dan juga kepala puskesmas juga diberikan teguran, ini salah satu kami rapat ini untuk menyelesaikan persoalan ini. Kepala puskesmas sudah melakukan runding keluarga dengan pihak korban, mereka cuma minta untuk membangun rumah itu seperti semula,” katanya.

“Dan juga untuk diketahui bahwasanya memang  puskesmas di Sarolangun supir khusus itu memang belum ada, jadi kita memakai tenaga yang bisa menyupir,” kata dia menambahkan. (Arw)